Kunjungan dan Pengarahan Dirjen Imigrasi ke Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta

 

Yogya(26/7), Minggu lalu (26/7), Kantor imigrasi Kelas I Yogyakarta menerima tamu kehormatan Bapak Direktur Jenderal Imigrasi . Dalam kunjungannya beliau melihat langsung proses pelayanan paspor dan pelayanan WNA serta melakukan interaksi dengan para pemohon paspor.

Selesai melakukan kunjungan acara dilanjutkan dengan pengarahan Dirjen Imigrasi kepada seluruh pegawai Kanim Jogja. Beliau menyampaikan beberapa hal yaitu perlunya peraturan semi militer singkat mengenai sikap dalam berdiri, berbaris dan duduk siap.

Kanim Jogja harus peka dengan isu mengenai tugas keimigrasian pertama pelayanan paspor khususnya TKI perlunya peningkatan kemampuan petugas dalam hal wawancara, kedua pelayanan orang asing diantarannya  pemangkasan pemberian ITAS merujuk Perpres no 20 tahun 2018, pemeriksaan peryaratan ijin kunjungan tetap dilanjutkan dengan baik.

Ketiga mengenai pencari suaka dan refugee hendaknya TIMPORA juga ikut berperan dalam hal ini dan tidak hanya mengandalkan POLRI tetapi juga mengundang Disnaker , Kemenag Disdukcapil dan pihak terkait, serta mengembalikan fungsi rudenim.

Selain berkunjung ke Kanim Jogja kedatangan beliau adalah untuk menghadiri pertemuan bilateral antara Imigrasi Indonesia dan Imigrasi Singapura.

Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Bantul

Bantul (17/7), Kegiatan rapat Timpora (Tim Pengawasan Orang Asing) Kabupaten Bantul dibuka oleh Kepala Seksi Kewaspadaan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bantul Bapak Rujito. Pengarahan disampaikan oleh Kepala Bidang Lalu Lintas dan Status Keimigrasian Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Menusia Daerah Istimewa Yogyakarta Bapak Widi Handoko. Beberapa hal yang perlu ditindak lanjuti yaitu Sinergi data antara Kantor Imigrasi Yogyakarta dan Instansi anggota Timpora serta permasalahan tentang keberadaan orang asing dan Kegiatan Orang asing tersebut serta Pelaporan melalui APOA.