Tingkatkan Pengawasan Keimigrasian berbasis Teknologi Informasi dengan QR Code.

Berbagai terobosan telah dilakukan oleh imigrasi dalam rangka meningkatkan pengawasan orang asing di Indonesia diantaranya melalui APOA (Aplikasi Pelaporan Orang Asing) dan dibentuknya TIMPORA (Tim Pengawasan Orang Asing) .

Betempat di aula Kantor Imigrasi Yogyakarta (13/2/18) Kantor Imigrasi Yogyakarta menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK) memperkenalkan Sistem Pengawasan Orang Asing berbasis TI menggunakan QR Code.

Dalam Pemanfaatan teknologi QR Code tidak hanya untuk memantau keberadaan orang asing tetapi dapat digunakan untuk pelaksanaan pemberian izin tinggal dan memudahkan penjamin, hotel dan pemilik penginapan melaporkan keberadaan orang asing demikian yang disampaikan oleh narasumber Yani Firdaus.

Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Universitas, Hotel, PHRI, Perusahaan dan pihak airlines dan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama.

Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Gunungkidul

Bertempat di Ruang Rapat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul Kantor Imigrasi Yogyakarta menggelar Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Gunungkidul

Rapat yang dilaksanakan pada Selasa 6 Maret 2018 ini dipimpin oleh Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta Syafrial dan dihadiri oleh seluruh anggota Timpora wilayah Gunungkidul. dalam pengarahannya Syafrial menyampaikan beberapa poin terkait pengawasan orang asing di wilayah Gunung Kidul diantaranya kondisi geografis dan pariwisata Kabupaten Gunungkidul menimbulkan potensi penyalahgunaan izin tinggal maupun pelanggaran dan permasalahan keimigrasian lainnya untuk itu perlu dilakukan Pengawasan terhadap orang asing untuk mengetahui kesesuaian antara jenis izin tinggal dan kegiatan orang asing yang bersangkutan sekaligus untuk mengetahui pelanggaran keimigrasian lainnya.

Jika kedapatan ada WNA yang melanggar maka pihak terkait dalam hal ini anggota Timpora dapat berkoordinasi dengan Imigrasi untuk penindakan pelanggaran keimigrasian terhadap WNA yang bersangkutan.

Pelayanan Perdana Paspor Calon Jemaah Haji 2018 di Kanim Jogja

Yogya (8/3), Setiap hari sabtu mulai 3 Maret 2018 Kantor Imigrasi Yogya kembali melaksanakan pelayanan paspor khusus calon Jemaah Haji 2018. Di hari pertama pelayanan sebanyak 256 jemaah yang berasal dari Gunungkidul melakukan proses foto dan wawancara.

Selain Kantor Imigrasi Yogyakarta pertanggal 5 Maret 2018 ULP Bantul juga melayani paspor khusus Jemaah Haji Bantul berjumlah 50 orang setiap harinya dihari kerja. Kegiatan Pelayanan Paspor khusus Jemaah Haji akan dilaksanakan sampai dengan hari sabtu tgl 31 Maret 2018.

Pelaksanaan pemberian paspor jemaah haji ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY dan Kementerian Agama Kabupaten Kota.