Audensi Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham DI Yogyakarta dan Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta Dengan Bupati Bantul

Bantul, Yogyakarta – Senin (15/06) Bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Bantul pertemuan rapat tersebut membahas terkait keberlanjutan Unit Layanan Paspor dan rencana untuk mendirikan Unit Kerja Keimigrasian di wilayah kabupaten Bantul.

Kepala Kantor Imigrasi, Yusup Umardani menyampaikan adanya Unit Layanan Paspor Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta yang berlokasi di jalan Nasional III geblakan Tamantirto Kec. Kasihan Bantul DI Yogyakarta, yang saat ini hanya melayani pemohon Paspor yang rata-rata dari wilayah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah antara lain Purworejo, Magelang dan sebagian Wonosobo, dimana ULP Bantul juga setiap tahunnya menjadi pusat pembuatan Paspor bagi Calon Jemaah Haji. “Namun pada bulan September 2020 ULP Bantul akan berakhir sewa gedungnya sehingga Kantor Imigrasi Yogyakarta mengajukan permohonan pinjam pakai gedung dan tanah ke pemerintah Kabupaten Bantul agar pelayanan paspor kepada masyarakat khususnya diwilayah Bantul dan sekitarnya dapat tetap dilakukan “ jelas Yusup Umardani.

Kepala Divisi Imigrasi, Yayan Indriana dan Agung Sampurno sebagai Analis Keimigrasian Ahli Madya ikut menyampaikan juga bahwa kedepannya ULP Bantul dapat dijadikan embrio untuk didirikan Unit Kerja Keimigrasian ataupun Kantor Imigrasi yang ada diwilayah Kabupaten Bantul, hal itu didukung karena daerah Kabupaten Bantul dekat dengan Bandar Udara Internasional Yogyakarta International Airport (YIA) sehingga akan semakin tinggi lalu lintas warga negara asing yang tentunya membutuhkan pelayanan izin Keimigrasian dan pengawasan bagi keberadaan serta kegiatan orang asing tersebut.

Dalam pertemuan tersebut Bupati Bantul, Suharsono menyambut baik apa yang telah disampaikan dari pihak Imigrasi. Kami dapat menyediakan tempat berupa gedung dan tanah yang merupakan asset Pemerintah daerah Kabupaten Bantul yang dahulu dipergunakan untuk SMA PGRI yang letaknya di jalan Sradakan km 8 dan pihak Imigrasi dapat mensurvey terlebih dahulu gedung tersebut yang lokasinya sangat strategis untuk dibukanya pelayanan Keimigrasian di daerah Kabupaten Bantul”, ungkap Suharsono.