Penguatan Timpora Di Kabupaten Sleman Pada Kenormalan Baru Di Masa Pandemi Covid 19

Sleman, Yogyakarta—Kamis (11/6). Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman, Heri Sutopo membuka Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Tingkat Kabupaten Sleman dengan tema Sinergitas tim dalam pengawasan orang asing pada masa pandemic Covid-19 di wilayah Kabupaten Sleman. Rapat yang diadakan di Gedung Pertemuan Badan Kesatuan Bangsa, Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Sleman, JL. Candi Gebang, Beran, Tridadi, Beran Kidul, Tridadi, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta diikuti oleh instansi vertikal yang tergabung dalam Tim Pora Kabupaten Sleman serta pejabat structural, JFT, dan JFU Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta.


Ketua Pelaksana Kegiatan, Kepala Seksi Intelijen Dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Purwantono dalam laporannya menjelaskan maksud dari pelaksanaan penyelenggaraan kegiatan Tim Pora adalah melakukan pertukaran informasi antara anggota Tim Pora tentang perlintasan dan perbatasan yang sangat memerlukan perhatian khusus terkait dengan pelaksanaan pengawasan orang asing yang ada di wilayah Kabupaten Sleman pada masa pandemic Covid 19. Diharapkan melalui rapat ini, masing-masing instansi dapat aktif dalam mengambil peran dalam pengawasan orang asing sesuai dengan tugas dan fungsi kementerian atau Lembaga.


Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Daerah Istimewa Yogyakarta memaparkan beberapa hal terkait pengawasan orang asing pada masa pandemic Covid 19, salah satunya mengenai koordinasi instansi terkait bila ada wna yang terpapar virus. Yayan Indriana juga menyampaikan persiapan penerapan kenormalan baru pada pelayanan keimigrasian di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini harus disikapi cermat oleh seluruh stakeholder termasuk instansi yang tergabung dalam timpora Kabupaten Sleman agar pelaksanaan pelayanan dapat berjalan lancar dengan mengedepankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan guna mencegah penularan virus corona.


Dalam rapat timpora yang di moderator oleh JFT Analis Keimigrasian Madya Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Yogyakarta, Agung Sampurno ini didapati isu strategis, yaitu Antisipasi potensi masalah yang akan berkembang setelah diberlakukan adaptasi tatanan normal baru dengan di buka kembali perlintasan antar negara serta mengantisipasi penanganan Orang asing yang terpapar Covid-19.