Persiapan Penilaian TPN, Jajaran Kanim Yogyakarta Mendapatkan Arahan Kakanwil

Sleman, Yogyakarta – Senin (21/9) Memasuki masa penilaian Tim Penilai Nasional (TPN) jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta mendapatkan penguatan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM D.I Yogyakarta, Indro Purwoko dalam acara yang dirangkaikan dengan penyematan pin WBK dan pemberian multivitamink kepada perwakilan pegawai Kantor Imigrasi Yogyakarta di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta pada hari Senin tanggal 21 September 2020.

Dalam pembukaan acara tersebut Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady memberikan sambutan pertamanya dengan menyampaikan bahwa “Tujuan akhir dari pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah terbentuknya Good Governance dan Good Governance itu diawali dengan adanya sinergi antara pemerintah dan civil society atau masyarakat sipil serta sinergi antara pemerintah dengan swasta, Kantor imigrasi Yogyakarta telah mengimplementasikan bentuk sinergi tersebut dengan akan dibukanya Unit Kerja Keimigrasian di Kampus UGM dan Unit Layanan Paspor Lippo Plaza Jogja, diharapkan dengan dua layanan unggulan ini Kantor Imigrasi Yogyakarta mudah-mudahan tahun ini mendapatkan predikat WBK”, Jelas Andry.

Hadir juga dalam penguatan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM jajaran Kanim Yogyakarta, Kepala Divisi Keimigrasian Yayan Indriana.  menyampaikan apresiasi kepada Kakanim Yogyakarta atas peningkatan pelayanan dan beberapa perubahan yang ada di Kanim Yogyakarta.

Untuk lebih memperkuat komitmen jajaran Kanim Yogyakarta, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM D.I Yogyakarta, Indro Purwoko, menyampaikan sejumlah arahan agar Kanim Yogyakarta dapat meraih predikat WBK di tahun 2020 ini dan mengambil pelajaran dari kegagalan di tahun 2019. Indro juga menegaskan pentingnya kekompakan tim kerja dan komitmen seluruh pihak, baik ASN maupun Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) serta pimpinan mampu menguasai seluruh aspek yang menjadi tugas dan fungsinya, sehingga mampu menjawab hal-hal yang kelak akan menjadi pertanyaan TPN. “disamping itu juga lakukan simulasi bersama tim pokja terhadap kisi-kisi pertanyaan TPN yang telah disampaikan oleh Staf Ahli Menteri beberapa waktu yang lalu,” ujar Indro.