Deklarasi Janji Kinerja Dan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK-WBBM Tahun 2021

Sleman, Yogyakarta, Selasa (26/01) Setelah memperingati acara Hari Bhakti Imigrasi Ke-71 dihari yang sama bertempat di gedung Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM digelar acara Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2021, turut hadir secara langsung dalam acara ini Ketua Fraksi PDI-P DPR RI, Menkopolhukam, MenPAN-RB, Ketua Ombudsman, Ketua KPK, Wakil Ketua KPK, Kepala BIN, Kepala BAIS TNI, Jaksa Agung, Asisten Kapolri Bidang SDM, Para Kepala Badan/Lembaga Negara, Plt. Sekjen dan Irjen Kemenkumham, para Pimti Madya Unit Utama, Staf Ahli, Staf Khusus, Penasehat Kehormatan Menkumham, juga para Pimti Pratama.

Acara ini diikuti juga secara virtual oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis jajaran Kemenkumham di seluruh Indonesia termasuk Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta yang dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DI. Yogyakarta beserta Pejabat Struktural Divisi Keimigrasian, Divisi Administrasi dan Divisi Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta beserta jajarannya bertempat di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta.

Dalam acara deklarasi ini dilangsungkan Penandatanganan secara digital Komitmen Bersama Perjanjian Kinerja Tahun 2021 antara Plt. Sekjen dengan Pimti Pratama Unit Setjen, Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM antara Menkumham dengan Perwakilan Kanwil, Janji Kinerja Tahun 2021 serta Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM antara Menkumham dengan Pimti Madya Unit Utama, juga antara Menkumham dengan MenPAN-RB dan Ombudsman RI, serta Pakta Integritas antara Menkumham dan Ketua KPK.

Selanjutnya Wamenkumham, Eddy Hiraej membacakan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2021 yang diikuti seluruh ASN Kemenkumham baik yang mengikutinya secara dari Pusat maupun yang berada di wilayah. Pada kesempatan ini juga, dilakukan pemberian penghargaan langsung oleh Menkumham, Yasonna Laoly sebagai bentuk apresiasi terhadap Kementerian dan Lembaga yang telah memberikan dukungan dan kontribusi nyata bagi pencapaian kinerja Kemenkumham.

Dalam kesempatan acara tersebut, Ketua KPK saat menyampaikan sambutannya menitipkan pesan kepada Menkumham agar jajarannya tidak pernah berhenti untuk melakukan perbaikan sistem sehingga tidak terjadinya tindak korupsi. Juga apresiasi kepada jajaran Kemenkumham dimana tahun ini ada 72 Satker yang telah berhasil meraih predikat WBK/WBBM, sehingga mengurangi beban pekerjaan KPK dalam melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Senada dengan itu, MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo pun turut memberi apresiasi terkait sistem digitalisasi pada Kemenkumham yang kedepannya nanti akan diikut juga oleh Kementerian/Lembaga lainnya, termasuk KemenPAN-RB.

Sementara itu, Menkumham Yasonna Laoly dalam sambutannya menyampaikan bahwa Perjanjian kinerja tersebut juga menjadi langkah awal bagi para pimpinan untuk mengambil langkah strategis selanjutnya. “Agar pelaksanaan pencapaian target kinerja dan perjanjian kinerja tersebut terarah dan tepat sasaran, maka kita perlu mengawalnya dari segi integritas dan akuntabilitasnya,” ujar Yasonna.

Janji kinerja tersebut berisikan komitmen jajaran Kemenkumham antara lain, Melaksanakan perjanjian kinerja, target kinerja, serta action plan secara tepat waktu dan tepat sasaran; Memberikan pelayanan masyarakat dengan sepenuh hati, menjadi abdi masyarakat yang jujur, amanah, dan terpercaya; Mengembangkan diri menjadi ASN Kemenkumham yang tangguh, terampil, dinamis, dan adaptif, melalui implementasi Corporate University; Mengembangkan sinergitas dan kolaborasi, serta menjadi perekat pemersatu bangsa dalam bingkai Empat Pilar Kebangsaan; Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan transformasi digital dalam bekerja untuk mewujudkan Good Governance; dan Mewujudkan Zona Integritas menuju satuan kerja Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Janji kinerja ini akan mengikat seluruh ASN Kemenkumham agar bekerja “on the track” secara konsisten. Seperti kata-kata bijak Roy Bennet, “Consistency is the true foundation of trust. Either keep your promises or do not make them” yang artinya konsistensi adalah pondasi sesungguhnya dari kepercayaan. Saya minta kepada seluruh jajaran agar komitmen dan konsisten terhadap apa yang menjadi tanggung jawabnya. Karena itu semua akan dipertanggungjawabkan juga di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa,” lanjut Menkumham mengajak seluruh jajarannya.

Di akhir sambutannya, Yasonna mengajak seluruh insan Pengayoman untuk mengawali tahun 2021 ini dengan penuh optimis, selalu berfikir positif, berkata-kata positif, dan berperilaku positif, supaya hasilnya pun akan positif. Dengan tantangan yang dihadapi saat ini, ia meminta seluruh jajaran untuk menyatukan visi, terus perkuat sinergi dan kolaborasi untuk Kemenkumham yang semakin PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif).

“Saya berharap, pada Tahun 2021 jumlah satuan kerja yang mendapatkan predikat WBK/WBBM mengalami kenaikan, dengan demikian kita mampu membuktikan kepada publik bahwa jajaran Kemenkumham tidak hanya sekedar “Lip Service,” tetapi benar-benar mampu memberikan bukti nyata melayani dengan sepenuh hati,” imbau Yasonna mengakhiri sambutannya.

 

“Bersatu Dalam Jarak Menuju Indonesia Maju” Tema Peringatan Hari Bhakti Imigrasi Ke-71

Sleman, Yogyakarta –Usia ke-71 bukanlah suatu hal yang mudah bagi Imigrasi untuk bisa seperti sekarang, berbagai halangan dan rintangan telah dilalui dengan semangat kebersamaan.  Pada era Pandemi Covid-19 sekarang hampir seluruhnya ruang gerak masyarakat dan segala sesuatunya dibatasi, ini merupakan suatu tantangan besar bagi Imigrasi untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat sesuai dengan yang telah dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM R.I mendukung dan bersiap memasuki Era Digital 4.0. Berbagai aplikasi diluncurkan oleh Kementerian Hukum dan HAM khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mendukung program tersebut serta dalam rangka mempermudah pemohon dalam memperoleh Pelayanan Keimigrasian.

Peringatan Hari Bhakti Imigrasi pada tahun ini (Selasa, 26/01/2021) dilaksanakan secara sangat sederhana dibandingkan dengan peringatan pada tahun-tahun terdahulu yang penuh dengan kemeriahan dan suka cita. Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke 71 pada tahun ini di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DI. Yogyakarta beserta Pejabat Struktural Divisi Keimigrasian, Divisi Administrasi dan Divisi Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta beserta jajarannya, Peringatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, yang dilakukan secara Virtual terpusat di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM R.I di Jakarta.

Inspektur Upacara, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI., Prof. Yasonna H.Laoly menyampaikan Imigrasi yang merupakan bagian dari Kementerian Hukum dan HAM telah bekerja dengan baik dengan hasil yang memuaskan. Sebagai penjaga gerbang Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sebagai garda terdepan keluar masuknya Warga Negara Asing sampai pada tahun 2020 telah mengukir capaian yang membanggakan selain mendukung Era Digital 4.0 juga melayani masyarakat dengan sepenuh hati dengan berbagai inovasi yang diluncurkan dalam upaya mempermudah proses keimigrasian.

Dalam sambutannya Prof. Yasonna H. Laoly juga menghimbau “kepada Jajaran Imigrasi untuk menyelaraskan pola pikir, pemanfaatan Sumber Daya Manusia harus berkesinambungan. Situasi Covid-19 sekarang harus dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat ditengah keterbatasan dan situasi yang serba ketidakpastian.  Program kegiatan Kementerian Hukum dan HAM yang menjadi sasaran Direktorat Jenderal Imigrasi yaitu : 1. Penegakan dan Pelayanan Hukum, 2. Program Dukungan Manajemen”, Jelas Yasonna.

“Saya berpesan kepada jajaran Imigrasi untuk senantiasa patuh dan teguh. Jadikan pekerjaan yang saudara lakukan sebagai ibadah didepan Tuhan Yang Maha Esa. Kondisi Covid-19 jangan menjadi penghalang saudara untuk berkreasi dan berinovasi demi kemajuan Imigrasi dan Kementerian Hukum dan HAM di masa mendatang”, lanjut Yasonna.

Dalam Kesempatan peringatan tersebut Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady juga menyampaikan bahwa Kantor Imigrasi Yogyakarta tahun 2020 telah melakukan pencapaian yang sangat luar biasa dalam membangun Zona Integritas yaitu mendapatkan predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK), selain itu walaupun anggaran pada masa pandemi Covid-19 ini sangat terbatas namun Kantor Imigrasi Yogyakarta dapat meraih prestasi dalam pengelolaan keuangan yaitu merupakan salah satu satuan kerja dengan Nilai Indikator Pelaksanaan Anggaran terbaik dari seluruh Indonesia. “Target tahun 2021 Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta akan berkomitmen terus dalam pembangunan Zona Integitas untuk meraih predikat selanjutnya yaitu predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dengan terus berdedikasi dan berintegritas tinggi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sehari-hari serta terus berinovasi sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat ,ujar Andry.

Dalam kegiatan Hari Bhakti Imigrasi ke 71 dilakukan penyematan Pin Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DI. Yogyakarta kepada Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta kemudian pemberian penghargaan kepada pegawai dan kegiatan diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur oleh Menteri Hukum dan HAM R.I yang diikuti oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dan Unit Pelaksana Teknis Keimigrasian se Indonesia. Kesederhanaan peringatan ini semoga tidak mengurangi esensi dari Peringatan Hari Bhakti Imigrasi tetapi sebagai modal memperkuat kita di tengah keterbatasan akibat Pandemi Covid-19.

 

 

Sambut Hari Bhakti Imigrasi Ke-71 Kantor Imigrasi Yogyakarta Adakan Bakti Sosial Dan Doa Bersama

Yogyakarta – Dalam rangka rangkaian kegiatan Hari Bhakti Imigrasi Ke-71 Tahun 2021 Kantor Imigrasi Yogyakarta menyelenggarakan Doa Bersama yang diadakan di Masjid Ar-Royyan dan ditempat yang sama dilanjutkan Bakti Sosial kepada Panti Asuhan Putri Yatim dan Dhuafa Yayasan Rumah Yatim Wiwin Muslimah Wirosaban Yogyakarta, kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah, Budi Sarwono serta Ketua DWP Kanwil Kemenkumham D.I. Yogyakarta, Kepala Divisi Keimigrasian, Yayan Indriyana beserta jajarannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Andry Indrady serta Ketua DWP Kantor Imigrasi Yogyakarta.

Sesuai dengan tema Hari Bhakti Imigrasi Ke-71 Tahun 2020 yaitu Imigrasi Bersatu Dalam Jarak Menuju Indonesia Maju maka dalam Sambutannya Kepala Kantor Imigrasi menyampaikan maksud kedatangannya  yaitu untuk berdoa bersama mendoakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah dan memohon agar diberi kesembuhan kepada seluruh keluarga ataupun rekan-rekan kita yang terpapar pandemi covid dan smoga Allah SWT cepat mengangkat pandemi Covid ini, selain itu maksud lainnya adalah memberikan tali kasih kepada adik-adik dari Panti Asuhan Putri Yatim yang merupakan wujud kepedulian sesama agar dapat meringankan beban satu dengan yang lainnya dan dapat menjadi keberkahan bagi semua jajaran imigrasi”, ujar Andry.

Penyerahan bantuan sosial ini diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham D.I Yogyakarta serta Ketua DWP Kanwil Kemenkumham D.I. Yogyakarta dan Ketua DWP Kantor Imigrasi Yogyakarta.

Diakhir kegiatan dilakukan Doa Bersama yang dipimpin oleh Ustadz Wijayanto, sekaligus mengucapkan “terima kasih kepada seluruh jajaran Imigrasi Yogyakarta dan kegiatan pemberian tali kasih ini bisa menjadi pesan dan menularkan  yang baik kepada seluruh keluarga atau teman-taman karena keberkahan kita di dunia tergantung kepada amal ibadah kita kepada sesamanya”, jelas Ustadz Wijayanto.

Kepala Kantor Wilayah Pimpin Apel Pagi Perdana Di Kantor Imigrasi Yogyakarta

Yogyakarta – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Daerah Istimewa Yogyakarta, Budi Sarwono memimpin Apel Pagi  Perdana di Kantor Imigrasi Yogyakarta pada Selasa (12/1/21), dalam apel pagi perdana tersebut dihadiri juga oleh Kepala Divisi Administrasi, Faisol Ali, Kepala Divisi Keimigrasian, Yayan Indriana beserta Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady.

Dalam kesempatan ini Kepala Kantor Wilayah menyampaikan bahwa seluruh Pegawai di Kantor Imigrasi Yogyakarta dalam menjalankan tugasnya di masa Adaptasi Kebiasaan Baru saat ini tetap berpedoman kepada Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Kepala Kantor Wilayah menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pegawai Kantor Imigrasi Yogyakarta yang tahun 2020 telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dan tahun ini akan berjuang untuk mendapatkan predikat selanjutnya yaitu Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “bahwa WBK ini diperoleh tidak mudah dan yang paling sulit adalah ketika mystery Shopper hadir di Imigrasi dan ini bisa dilalui dengan baik oleh Kantor Imigrasi Yogyakarta sehingga layak untuk mendapatkan predikat WBK” jelasnya.

Kepala Kantor Wilayah juga berpesan kepada seluruh pegawai Kantor Imigrasi Yogyakarta untuk tetap semangat yang tiada henti-hentinya, bekerja lebih maksimal lagi dari tahun sebelumnya untuk mencapai predikat WBBM, “dalam mencapai predikat WBBM area perubahan yang paling terpenting adalah di area keenam yaitu peningkatan kualitas pelayanan, dimana penilaian WBBM harus diatas 90 atau sempurna dan ini perlu ada komunikasi yang baik antara Kantor Imigrasi, Divisi Imigrasi dan Ditjen Imigrasi yang saling mendukung” lanjutnya.

    

Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta Mengikuti Kegiatan Audiensi Kepala Kantor Wilayah Dengan Gubernur DI. Yogyakarta

Yogyakarta – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Daerah Istimewa Yogyakarta, Budi Sarwono dan Kepala Divisi Keimigrasian, Yayan Indriana beserta Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady melaksanakan audiensi dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Kamis (7/1/21). Audiensi tersebut dilaksanakan guna membahas Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Isu dalam Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020 menyatakan bahwa tempat pemeriksaan imigrasi hanya di tujuh bandara dan belum termasuk bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Hal ini menjadikan Yogyakarta tidak dapat menerima orang asing atau penerbangan internasional. Padahal kondisi Yogyakarta dengan destinasi wisata yang sangat banyak tentu akan menarik banyak wisatawan mancanegara.

Menanggapi audiensi tersebut, Sri Sultan Hamengkubuwono X turut menyambut baik dan akan memberikan rekomendasi kepada Kemenkum HAM terkait evaluasi Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020.

“Ngarso Dalem sangat mendukung sekali karena keberadaan Yogyakarta juga sudah siap untuk menerima penerbangan internasional, pembenahan infrastruktur di Yogyakarta, dan pengembangan destinasi yang cukup signifikan, sehingga beliau sangat mendukung dan akan segera membuat surat kepada kementerian Hukum dan HAM terkait dengan evaluasi Permenkum HAM Nomor 26 Tahun 2020 dan Kementerian Kesehatan, dan Kemenpan-RB terkait peningkatan kelas KKP yang berada di DIY,” terangnya di Kompleks Kepatihan Kantor Gubernur DIY.