Kepala Kantor Wilayah Berikan Penguatan Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Kantor Imigrasi Yogyakarta

Sleman, Yogyakarta Senin (29/03) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DIY, Budi Argap Situngkir, memberikan penguatan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta. Kakanwil memberikan penguatan bersama Kepala Divisi Keimigrasian, Yayan Indriana. Penguatan Menuju WBBM diikuti oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Andry Indrady bersama jajarannya secara langsung maupun virtual.

Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta sekaligus membuka acara penguatan WBBM oleh Kakanwil, Kepala Kantor menyampaikan gambaran umum terkait dengan tugas dan fungsi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta dan prestasi yang telah diraih oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Kepala Kantor Imigrasi juga menyampaikan rencana dan komitmen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta untuk membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Sebelum mendapatkan penguatan dari Kepala Kantor Wilayah, dalam kesempatan tersebut Kepala Divisi Keimigrasian memberikan sedikit arahan kepada jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Yayan menyampaikan “bahwa dengan adanya Kepala Kantor Wilayah yang baru dapat memberikan energy dan semangat yang baru agar menjadi lebih baik lagi dan mencapai predikat WBBM”, Jelas Yayan.

Dalam arahan selanjutnya Budi memberikan arahan kepada jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta “untuk tetap semangat, berkinerja lebih maksimal serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat agar tercapainya predikat WBBM”, Ujar Budi.

Selain itu Kepala Kantor Wilayah juga menyapaikan pesan untuk mengevaluasi sistem Working From Home (WFH), tujuannya agar pegawai tidak terlena dengan kebiasaan saat ini yang memang tidak akan efektif dibagian pelayanan, apalagi sekarang masyarakat sudah mulai berminat kembali untuk membuat paspor.

“Dengan meningkatnya kinerja dan pentingnya inovasi untuk memenuhi kepuasan masyarakat atas pelayanan imigrasi, maka pasti predikat WBBM akan diraih sehingga meninggalkan legacy”, lanjut Budi.

Bukan Sekedar Penyematan Selempang, Agen Perubahan Bawa Misi Penting Membangun Zona Integritas

Sleman, Yogyakarta—Senin (29/3). Kepala Kantor Imigrasi Andry Indrady pimpin langsung apel Senin pagi dengan dua agenda besar, yaitu pembacaan Surat Keputusan Kepala Kantor Imigrasi tentang Agen Perubahan serta penyematan slempang agen perubahan dan pengenalan yel-yel baru WBBM tahun 2021. Diikuti oleh seluruh pejabat structural, JFT, JFU, PPNPM, dan siswa magang, Apel rutin senin pagi di halaman kantor imigrasi yogya ini berlangsung sangat khidmat namun tetap semangat, utamanya guna menyongsong pembangunan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Sebelum amanat dan arahan Kepala Kantor, apel dimulai dengan pembacaan SK agen perubahan beserta dengan penyempatan slempang. Agen perubahan pada pembangunan ZI menuju WBBM tahun anggaran 2021 dilanjutkan dengan pengenalan yel-yel WBBM yang baru. Dalam amanatnya, Andry Indrady menekankan bahwa 4 orang agen perubahan ini secara eksplisit dituangkan dalam bentuk SK, namun sejatinya semua komponen yang di Kantor Imigrasi Yogyakarta secara implisit merupakan agen-agen perubahan. Memang, 4 agen perubahan ini memiliki tanggung jawab yang besar sebagai role model yang bertugas mendorong dan menggerakkan pegawai untuk ikut berpartisipasi dalam perubahan menuju ke arah yang lebih baik tidak hanya dalam mencapai predikat WBBM namun juga membangun zona integritas di Kantor Imigrasi Yogyakarta demi pemberian layanan kepada masyarakat yang lebih optimal.

“Kita semua, baik saya sebagai kepala kantor, pejabat structural, JFU, JFT, PPNPM, hingga security adalah agen-agen perubahan yang harus bekerja lebih baik dan lebih kerja demi memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, tidak hanya untuk meraih predikat WBBM”, ujar Andry.

Kepala kantor juga menyampaikan bahwa agen perubahan bukan hanya dari tampilannya saja dengan slempang merah melingkar di badan tetapi juga dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Andry berpesan kepada seluruh pejabat structural, JFT, maupun JFU yang telah dikukuhkan sebagai agen perubahan untuk dapat mempertanggungjawabkan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Lebih jauh, agen-agen perubahan ini dapat juga bertindak sebagai pemberi solusi, menberikan alternative solusi kepada para pegawai atau pimpinan di lingkungan unit kerja yang menghadapi kendala dalam proses berjalannya perubahan unit kerja menuju unit kerja yang lebih baik. Keempat pegawai yang ditunjuk sebagai agen perubahan adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta Andry Indrady, Kepala Sub Seksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Faried Apriandy, Analis Ahli Keimigrasian Muda Chintia Dwi Putri, dan Fungsional Umum Putu Harta Buana.

Setelah penyematan slempang, apel dilanjutkan dengan “showcase” yel-yel baru WBBM Kantor Imigrasi Yogyakarta tahun 2021. Diharapkan dengan yel-yel baru ini, akan ada semangat baru yang lebih dari tahun sebelumnya pada saat meraih perdikat WBK.

Arahan Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta Untuk Terapkan Kode Etik Pegawai

Sleman, Yogyakarta Rabu (24/02) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menyelenggarakan Internalisasi Kode Etik Pegawai dan pelaksanaan Corporate University atau sistem pembelajaran sebagai suatu strategi untuk meningkatkan kinerja pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta ini diikuti oleh seluruh Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta baik pegawai yang sedang Working From Office (WFO) maupun Working From Home (WFH) melalui virtual.

Dalam sambutan pertamanya Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Andry Indrady menyampaikan pesan dari Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Razilu “bahwa Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta yaitu sebagai salah satu Unit Pelaksana Tekhnis yang telah mendapat predikat WBK harus serius dan siap dalam membangunan Zona Integritas menuju WBBM, pertama kali yang menjadi kunci untuk mendapatkan predikat tersebut adalah terkait kepemimpinan sebagai role model atau contoh bagi pegawai dibawahnya, ujar Andry.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta memberikan arahan agar tata nilai organisasi yaitu tata nilai PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif) dapat tercapai maka setiap pegawai harus memiliki Kode Etik.

“Kode Etik yang terdiri dari pedoman sikap, prilaku, perbuatan, tulisan dan ucapan pegawai harus diterapkan dalam melaksanakan tugas dan fungsi serta kegiatan sehari-hari” jelas Andry.

Selain itu Kepala Kantor juga memberikan arahan untuk memahami dan melaksanakan kode etik pegawai agar tata nilai PASTI tersebut dapat terwujud dan dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor selain memberikan sosialisasi terkait kode etik, sekaligus juga memberikan pembelajaran atau Corporate University terhadap masalah-masalah yang sedang dihadapi dan yang akan kita hadapi dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari, “esensi dari Corporate University sendiri adalah dimana pembelajaran tersebut dapat memberikan peningkatan terhadap kinerja organisasi”, lanjut Andry.

Kakanim Pimpin Internalisasi Reformasi Birokrasi dalam Pembangunan ZI Guna Meraih Predikat WBBM

Sleman, Yogyakarta—Rabu (10/3). Pembangunan Zona Integritas sebagai role model Reformasi Birokrasi dalam penegakan integritas dan pelayanan publik yang berkualitas sangatlah penting guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bukan hanya sekedar meraih predikat. Demi meraih hal itu, Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady memimpin internalisasi reformasi birokrasi dalam pembangunan zona integritas. Bertempat di Aula Kantor, acara yang diikuti secara tatap muka dan daring oleh semua tim pokja baik ketua dan anggota RB dan ZI ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang program dan kegiatan reformasi birokrasi serta arah birokrasi reformasi ke depan.

Dalam sambutannya Kepala Kantor mengatakan bahwa reformasi birokrasi telah jauh dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM sejak lama dan akan terus dilakukan. Selain itu, Andry menekankan bahwa acara ini sangatlah penting guna memberikan arahan kepada seluruh komponen yang ada di kantor imigrasi tentang hal yang harus dilakukan ke depan, khususnya perubahan paradigma baru sehingga dalam melaksanakan reformasi birokrasi dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Internalisasi ini diharapkan mampu membangkitkan semangat pokja dalam hal meningkatkan penilaian ZI dan RB serta serapan anggaran pada Kantor Imigrasi Yogyakarta.

Pada tahun 2020 Kantor Imigrasi Yogyakarta telah melaksakan 8 area perubahan dan hasilnya cukup memuaskan dengan torehan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan tahun ini berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan demi meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Delapan area perubahan berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB adalah perubahan organisasi, tata laksana, peraturan perundang-undangan, SDM aparatur, pengawasan, akuntabilitas, pelayanan publik serta pola pikir dan budaya kerja.

Gelaran Eazy Passport di Kepolisian Daerah DI Yogyakarta

Sleman, Yogyakarta—Selasa (09/3). Sebagai bentuk jemput bola dari Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memberikan pelayanan keimigrasian khususnya pemberian Dokumen Perjalanan Republik Indonesia yaitu paspor, Eazy Passport adalah sebuah jawaban bagi masyarakat yang masih  merasa takut atau khawatir tertular Covid-19 namun ingin membuat paspor tanpa perlu ke kantor Imigrasi. Eazy Passport yang di-“launching” Ditjen Imigrasi pada medio 2020 ini merupakan salah satu terobosan pelayanan permohonan paspor yang diselenggarakan di luar kantor imigrasi. Petugas imigrasi mendatangi pemohon paspor di perkantoran, sekolah, kampus, maupun perumahan yang telah ditentukan sebelumnya guna membantu mensukseskan program pemerintah di bidang kesehatan yaitu memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Pada masa kenormalan baru seperti saat ini dimana pandemi Covid-19 masih menghantui, bukan menjadi kendala, namun sebaliknya, menjadi tantangan bagi aparatur sipil negara di Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus memberikan sumbangsih bagi negeri dan bekerja lebih produktif. Inilah yang menjadi dasar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menggelar Eazy Passport yang digelar di Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta Pada hari Selasa (09/03).

Bertempat di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY, layanan Eazy Passport yang berlangsung dari jam 08.00 WIB hingga 14.00 WIB kali ini diikuti oleh puluhan anggota dan keluarga korps Bhayangkara serta PNS yang bekerja pada Kepolisian Daerah Yogyakarta, diantaranya Dirintelkam Kombes Pol Dr. Tagor Hutapea. S.I.K., M.Si., Kabidhumas Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., dan Ketua Bhayangkari Daerah Polda DIY Ny Dhani Asep Suhendar. Sebelum pergelaran acara, telah dilaksanakan beberapa kali koordinasi oleh Kantor Imigrasi Yogyakarta dengan Polda Yogyakarta guna membahas teknis pelaksanaan kegiatan seperti tempat, jumlah peserta dan persyaratan yang harus dipenuhi sehingga diharapkan acara dapat berlangsung dengan baik dan tertib serta tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Yogyakarta, Sigit Jatmiko menjelaskan bahwa minat dan antusias layanan ini sangatlah tinggi mengingat beberapa kemudahan yang ditawarkan. Sigit menambahkan, “Kalau sesuai dengan rencana di setiap bulannya nanti kita akan selalu mengadakan Eazy Passport ini,” ujar Sigit. Kegiatan Eazy Passport sesuai rencana akan dilaksanakan setidaknya satu bulan sekali, menyasar tidak hanya instansi-instansi pemerintah, namun juga perkantoran pada umumnya serta kampus bahkan juga perumahan. Sigit mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini Kantor Imigrasi Yogyakarta akan mengadakan kegiatan serupa pada komunitas perkawinan campur di Jogja, namun untuk teknis pelaksanaan baik itu waktu maupun tempat belum ditentukan. Sepanjang tahun 2021, Kantor Imigrasi Kelas I TPI telah melaksanakan 2 (dua) kali layanan Eazy Passport.

 Meskipun proses pelayanan paspor ini dibuat menjadi lebih mudah, artinya pemohon tidak perlu lagi mengantri dan datang ke kantor imigrasi, proses cetak paspor sama seperti pada layanan biasanya terkait waktu pengambilan, yaitu 3 hari setelah pembayaran. Pemohon pada kegiatan ini juga bisa melakukan pembayaran dengan berbagai macam pilihan, mulai dari melalui kantor pos, datang ke teller bank, menggunakan mobile banking, atau bahkan melalui marketplace seperti Tokopedia ataupun BukaLapak. Ada beberapa proses yang dilaksanakan “on-the-spot” pada Eazy Passport di Polda DIY, mulai dari pengisian berkas, pengecekan berkas-berkas, hingga entry data dilanjutkan dengan proses foto dan wawancara sebelum pemohon mendapat bukti bayar PNBP.

Eazy Passport diharapkan menjadi salah satu bentuk kemajuan pelayanan publik di bidang keimigrasian yang membuat masyarakat lebih merasa nyaman, aman, dan mudah dalam mengurus permohonan paspor. Ketua Bhayangkari Polda DIY, Nyonya Dhani Asep Suhendar memberikan apresiasi yang sangat positif terkait inovasi jemput bola dari kantor imigrasi. “Sebuah terobosan baru dimana kantor imigrasi yang jemput bola dengan layanan Eazy Passport ini,” ujar Dhani. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sangat membantu para anggota korps bhayangkara, keluarga, serta PNS dalam mengurus paspor, utamanya terkait masalah waktu. “Jadi anggota disini yang mau buat paspor nggak perlu meluangkan waktunya di hari kerja untuk datang ke kantor imigrasi. Apa yang dilakukan kantor imigrasi Yogyakarta ini sangat luar biasa.” Dhani berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan kedepannya, menjadi agenda rutin.

Laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Periode Bulan Februari 2021

Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta kepada pemohon layanan keimigrasian pada bulan Februari 2021, berikut ini laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bulan Februari 2021