Gelaran Eazy Passport di Kepolisian Daerah DI Yogyakarta

Sleman, Yogyakarta—Selasa (09/3). Sebagai bentuk jemput bola dari Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memberikan pelayanan keimigrasian khususnya pemberian Dokumen Perjalanan Republik Indonesia yaitu paspor, Eazy Passport adalah sebuah jawaban bagi masyarakat yang masih  merasa takut atau khawatir tertular Covid-19 namun ingin membuat paspor tanpa perlu ke kantor Imigrasi. Eazy Passport yang di-“launching” Ditjen Imigrasi pada medio 2020 ini merupakan salah satu terobosan pelayanan permohonan paspor yang diselenggarakan di luar kantor imigrasi. Petugas imigrasi mendatangi pemohon paspor di perkantoran, sekolah, kampus, maupun perumahan yang telah ditentukan sebelumnya guna membantu mensukseskan program pemerintah di bidang kesehatan yaitu memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Pada masa kenormalan baru seperti saat ini dimana pandemi Covid-19 masih menghantui, bukan menjadi kendala, namun sebaliknya, menjadi tantangan bagi aparatur sipil negara di Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus memberikan sumbangsih bagi negeri dan bekerja lebih produktif. Inilah yang menjadi dasar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menggelar Eazy Passport yang digelar di Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta Pada hari Selasa (09/03).

Bertempat di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY, layanan Eazy Passport yang berlangsung dari jam 08.00 WIB hingga 14.00 WIB kali ini diikuti oleh puluhan anggota dan keluarga korps Bhayangkara serta PNS yang bekerja pada Kepolisian Daerah Yogyakarta, diantaranya Dirintelkam Kombes Pol Dr. Tagor Hutapea. S.I.K., M.Si., Kabidhumas Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., dan Ketua Bhayangkari Daerah Polda DIY Ny Dhani Asep Suhendar. Sebelum pergelaran acara, telah dilaksanakan beberapa kali koordinasi oleh Kantor Imigrasi Yogyakarta dengan Polda Yogyakarta guna membahas teknis pelaksanaan kegiatan seperti tempat, jumlah peserta dan persyaratan yang harus dipenuhi sehingga diharapkan acara dapat berlangsung dengan baik dan tertib serta tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Yogyakarta, Sigit Jatmiko menjelaskan bahwa minat dan antusias layanan ini sangatlah tinggi mengingat beberapa kemudahan yang ditawarkan. Sigit menambahkan, “Kalau sesuai dengan rencana di setiap bulannya nanti kita akan selalu mengadakan Eazy Passport ini,” ujar Sigit. Kegiatan Eazy Passport sesuai rencana akan dilaksanakan setidaknya satu bulan sekali, menyasar tidak hanya instansi-instansi pemerintah, namun juga perkantoran pada umumnya serta kampus bahkan juga perumahan. Sigit mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini Kantor Imigrasi Yogyakarta akan mengadakan kegiatan serupa pada komunitas perkawinan campur di Jogja, namun untuk teknis pelaksanaan baik itu waktu maupun tempat belum ditentukan. Sepanjang tahun 2021, Kantor Imigrasi Kelas I TPI telah melaksanakan 2 (dua) kali layanan Eazy Passport.

 Meskipun proses pelayanan paspor ini dibuat menjadi lebih mudah, artinya pemohon tidak perlu lagi mengantri dan datang ke kantor imigrasi, proses cetak paspor sama seperti pada layanan biasanya terkait waktu pengambilan, yaitu 3 hari setelah pembayaran. Pemohon pada kegiatan ini juga bisa melakukan pembayaran dengan berbagai macam pilihan, mulai dari melalui kantor pos, datang ke teller bank, menggunakan mobile banking, atau bahkan melalui marketplace seperti Tokopedia ataupun BukaLapak. Ada beberapa proses yang dilaksanakan “on-the-spot” pada Eazy Passport di Polda DIY, mulai dari pengisian berkas, pengecekan berkas-berkas, hingga entry data dilanjutkan dengan proses foto dan wawancara sebelum pemohon mendapat bukti bayar PNBP.

Eazy Passport diharapkan menjadi salah satu bentuk kemajuan pelayanan publik di bidang keimigrasian yang membuat masyarakat lebih merasa nyaman, aman, dan mudah dalam mengurus permohonan paspor. Ketua Bhayangkari Polda DIY, Nyonya Dhani Asep Suhendar memberikan apresiasi yang sangat positif terkait inovasi jemput bola dari kantor imigrasi. “Sebuah terobosan baru dimana kantor imigrasi yang jemput bola dengan layanan Eazy Passport ini,” ujar Dhani. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sangat membantu para anggota korps bhayangkara, keluarga, serta PNS dalam mengurus paspor, utamanya terkait masalah waktu. “Jadi anggota disini yang mau buat paspor nggak perlu meluangkan waktunya di hari kerja untuk datang ke kantor imigrasi. Apa yang dilakukan kantor imigrasi Yogyakarta ini sangat luar biasa.” Dhani berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan kedepannya, menjadi agenda rutin.