Sosialisasikan Eazy Passport Ke Perca, Kanim Jogja Beberkan Keistimewaan Pengurusan Paspor Bagi Komunitas

Sleman, Yogyakarta—Senin (05/4). Tim Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta bersama beberapa pejabat dan pegawai Divisi Keimigrasian pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan kegiatan sosialisasi Eazy Passport pada komunitas perkawinan campuran yang ada di wilayah Yogyakarta. Acara yang bertempat di Hotel Royal Darmo Malioboro, Jl. Kemetiran Kidul No.54, Pringgokusuman, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta ini berlangsung sangat menarik menghadirkan beberapa narasumber yang memberikan informasi terkait Eazy Passport bagi komunitas, khususnya keistimewaan yang ditawarkan.

Sebuah inovasi pada bidang pelayanan paspor yang sangat membantu para pemohon paspor di masa pandemi ini, Eazy Passport sejatinya merupakan pelayanan paspor yang dilaksanakan di luar Kantor Imigrasi, menuju lokasi pemohon dengan menggunakan mobil layanan paspor keliling dan/atau mobile unit menyasar instansi pemerintah ataupun swasta serta banyak komunitas masyarakat seperti perumahan, kampus, dan yang lainnya. Sosialiasi Eazy Passport merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan Eazy Passport itu sendiri. Masyarakat perlu diberikan informasi lebih terkait jenis layanan keimigrasian yang satu ini guna memberikan kemudahan pengurusan paspor dalam masa pandemi.

Pada kegiatan sosialisasi kali ini, Komunitas Masyarakat Perkawinan Campuran Indonesia atau Perca yang ada di Yogyakarta menjadi tujuan. Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Sigit Jatmiko membuka acara sosialisasi layanan Easy Passport dengan menyampaikan bahwa layanan eazy pasport ini merupakan upaya jemput bola yang dilakukan pihak imigrasi dengan mendatangi pemohon untuk mengurus pasport. Selain itu, disampaikan juga beberapa point penting terkait Easy Passport, utamanya keistimewaan-keistimewaan yang ditawarkan. “Layanan Eazy Passport adalah layanan yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai bentuk inovasi pada masa pandemi dengan tujuan untuk memudahkan pelayanan pembuatan paspor bagi masyarakat,” ujar Sigit.

“Kita lakukan kegiatan sosialisasi ini tujuannya untuk menginformasikan kepada masyarakat yang berada di wilayah Yogyakarta khususnya dan di Indonesia pada umumnya bahwa pembuatan pasport dapat dilakukan secara kolektif,” tambah Sigit. Layanan Easy Passport sangatlah memudahkan masyarakat dalam pengurusan paspor di masa pandemi karena pihak imigrasi yang akan mendatangi langsung tempat yang telah disepakati antara pemohon dengan pihak imigrasi. “Rasa takut masyarakat tertular penyakit dari Covid-19 ini bisa sedikit tereduksi karena mereka tidak perlu meninggalkan tempat tinggal atau kerjanya untuk membuat paspor, kami (imigrasi) yang akan datang kesana”, pungkas Sigit.

Layanan Easy Passport, khususnya tentang mekanisme dan prosedurnya merujuk pada Surat Edaran Plh. Direktur Jenderal Imigrasi Nomor : IMI-1060.GR.01.01 Tahun 2020 tentang Layanan Eazy Passport serta Surat Edaran (SE) Dirjen Imigrasi Nomor IMI-GR.01.01-0946 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Keimigrasian Dalam Masa Tatanan Normal Baru.

Untuk mendapatkan keistimewaan layanan ini, kelompok masyarakat bisa mengajukan permohonan ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta dan mendaftarkan peserta secara kolektif, untuk selanjutnya petugas imigrasi melakukan survei terkait protokol kesehatan selama pandemi covid-19 dan terkait sarana prasana untuk mendukung operasional perangkat mobile passport di tempat yang akan dilaksanakan layanan Eazy Passport. Jika sudah siap semua, tinggal menentukan jadwal kapan Easy Passport akan dilaksanakan, sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.