Kakanim Pantau Kinerja dan Kesehatan Pegawai Melalui Apel Virtual

Sleman, Yogyakarta —Senin (28/6). Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta memimpin secara langsung apel virtual guna memantau kinerja dan kesehatan pegawai. Dengan ditetapkannya dua kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Bantul dan Sleman, dimana Sleman merupakan lokasi kantor imigrasi Yogyakarta berada, Andry Indrady mengambil langkah strategis dengan memberlakukan kebijakan WFH sebanyak 75% dan WFO sebanyak 25% sesuai dengan himbauan dari Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI.

Apel virtual yang selalu dilaksanakan diawal pekan pada hari senin ini adalah bentuk pengecekan kekuatan personel Kantor Imigrasi Yogyakarta di tengah pandemi Covid-19, juga sebagai cara untuk mencegah potensi penularan Covid-19. Pada kesempatan ini, Kakanim mengingatkan pegawai untuk selalu patuhi protokol kesehatan dan himbauan pemerintah serta memperhatikan etika dan disiplin organisasi. Sebab, dalam kegiatan berorganisasi di lingkungan kantor agar selalu mengedepankan etika. Selain mengingatkan pentingnya 5M dalam masa pandemi ini, kakanim juga terus memberikan semangat dan mendoakan agar para pegawai selalu menjaga kesehatan. Tak lupa kakanim juga menyapa para pegawai satu per satu, selain untuk mengecek personel, hal ini sangat penting untuk membangun kedekatan dengan pegawai sehingga produktifitas dapat meningkat walaupun bekerja dari rumah.

Sementara ini, dalam masa pandemi Covid-19 ini, personil kantor imigrasi Yogyakarta yang bekerja terbagi dalam dua pola kerja. Pertama yang bekerja dari rumah atau WFH dan kedua yang bekerja di kantor atau WFO. Dalam amanatnya, Kepala Kantor menyampaikan untuk mematuhi pola kerja yang telah ditetapkan, untuk benar-benar melaksanakan WFH dari rumah, jangan sampai kesempatan wfh digunakan untuk berpergian keluar rumah dengan alasan yang tidak begitu penting. Tujuan dari WFH adalah agar dapat mengurangi kontak dan mengurangi mobilitas yang ada. “Kepada pegawai baik yang bekerja secara WFH ditekankan untuk tetap disiplin serta mematuhi dan menyelesaikan semua pekerjaan selama bekerja di rumah. Pada saat WFH apabila dinas membutuhkan agar hadir ke kantor. Personil yang WFO agar tepat waktu dan datang sesuai jam kerja pukul 7.30 WIB. kecuali ada kejadian yang tidak bisa dihindari,” ujar Andry.

Kasus harian Covid-19 di DIY pecah rekor, melonjak sebanyak 638 dan Angka ini tercatat sebagai kasus harian terbanyak selama pandemi. Meskipun begitu, pelayanan keimigrasian tetap berjalan pada Kantor Imigrasi Yogyakarta dengan tentunya mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah.