Penguatan Tugas Dan Fungsi Pegawai Melalui Apel Virtual Oleh Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta

Sleman, Yogyakarta – Senin (06/9) Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta memimpin secara langsung apel virtual guna mengevaluasi kinerja pegawai selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dan PPNPN Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta baik secara virtual maupun langsung di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta.

Apel virtual kali ini setiap Kepala Seksi pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menyampaikan terkait permasalahan tugas dan fungsi serta solusi yang dapat dilakukan selama masa PPKM, selain itu Kepala Seksi juga menyampaikan sejauh mana dalam pemenuhan target kinerja B09 yang telah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI., hal lain yang disampaikan yaitu terkait dengan penyerapan anggaran di setiap seksi masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor, Andry Indrady memberikan arahan “bahwa untuk target kinerja B09 harus segera dipenuhi dan segera menyiapkan data dukung yang diperlukan”,ujar Andry.

Terkait Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta juga menyapaikan untuk mempersiapkan segala seuatunya terkait komponen pengungkit dan komponen hasil untuk menghadapi penilaian baik dari Tim Penilai Pusat maupun Tim Penilai Nasional. “tiap-tiap Pokja dan seluruh komponen pegawai harus selalu komitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik serta sepenuh hati  kepada masyarakat.”lanjut Andry.

Dalam kesempatan itu juga Kepala Kantor Imigrasi memberikan arahan kepada pegawai bahwa walaupun angka kasus harian sudah mulai melandai namun pegawai harus tetap menjaga protokol kesehatan dalam melayani masyarakat dikantor. “Diharapkan dalam minggu ini level PPKM di DI. Yogyakarta menurun agar Kantor Imigrasi dapat segera melayani masyarakat yang sudah ingin mengajukan permohonan baik Paspor Maupin izin tinggal di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta.” Jelas Andry.