Kata Siapa Daftar Antrian Paspor Online Susah, Cek Faktanya

Salah satu tahapan yang harus dilalui masyarakat yang ingin mengajukan permohonan paspor adalah pendaftaran antrian secara online melalui aplikasi pendaftaran antrian paspor secara online (APAPO). Aplikasi yang dapat di download baik melalui playstore untuk Android maupun AppStore untuk pengguna iOS ini diharapkan bisa mengurai antrian pemohon yang ada di kantor imigrasi, utamanya pada masa pandemi dimana kerumunan orang patut dihindari guna mencegah penyebaran Covid-19. Nyatanya, rating dan review APAPO begitu rendah di dua layanan penyedia penyedia aplikasi diberikan oleh pengguna. Apa yang terjadi? Kenapa hal itu bisa terjadi? Apakah benar APAPO membuat pelayanan jadi lebih ribet? Simak artikel dibawah, temukan jawabannya.

APAPO dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi melalui surat edaran Direktorat Jenderal Imigrasi Nomor IMIUM.01.01-4166 sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian. Namun, memang tidak dapat dipungkiri bahwa aplikasi ini dalam pengimplementasiannya masih terdapat berbagai permasalahan sehingga menyebabkan pelayanan pembuatan paspor terkendala. Ada banyak kendala dan permasalahan yang dilaporkan oleh pemohon dan pengguna layanan, seperti aplikasi yang tidak bisa dibuka atau dijalankan, server yang mengalami gangguan, kuota yang selalu penuh.

Pastikan Jaringan Internet Baik

Berdasarkan pengalaman yang terjadi pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, khususnya di area jalan solo, ada beberapa operator seluler yang agak kesulitan dalam menerima sinyal. Hal ini menyebabkan beberapa hal, seperti tidak bisa masuk ke dalam aplikasi atau bisa masuk namun lokasi kantor imigrasi tidak muncul atau kantor imigrasi muncul namun bukan yang kantor imigrasi terdekat. Berdasarkan hal itu, koneksi internet menjadi vital dalam pengoperasian APAPO.

Gangguan Server

Tidak bisa dipungkiri bahwa ketika berbicara tentang aplikasi android maupun iOS akan selalu ada kendala teknis baik dari sisi user atau pengguna maupun backend atau pengelola aplikasi. Kendala seperti server yang down, aplikasi yang tidak bisa dibuka, ataupun aplikasi yang “crash” atau tidak kompatibel. Bahkan yang terbaru adalah berita tentang Facebook grup (Facebook, WhatsApp, dan Instagram) yang tidak bisa digunakan beberapa waktu yang lalu. Hal itu juga bisa dan sudah pernah terjadi terhadap APAPO. Ada beberapa kondisi dimana server atau jaringan milik Direktorat Jenderal Imigrasi mengalami gangguan sehingga tidak hanya APAPO namun juga sistem penerbitan paspor maupun izin tinggal terganggu, bahkan berhenti beroperasi sesaat. Bagi pemohon ataupun pengguna yang mengalami hal ini, biasanya akan muncul notifikasi “coba cek internet anda”, dapat langsung mencari informasi tersebut di sosial media. Ketika terjadi gangguan sistem pada Direktorat Jenderal Imigrasi, akan ada informasi melalui sosial media sehingga pengguna dapat mengetahui apa yang menyebabkan APAPO tidak bisa diakses. Sebagai solusi, pengguna APAPO dapat menunggu sejenak hingga gangguan server atau jaringan teratasi.

Kompabilitas Perangkat

Android didesain untuk berjalan di banyak jenis perangkat, mulai dari ponsel hingga tablet dan TV. Untuk dapat menjalankan APAPO, versi android yang dipunya harus 4.1 dan keatas. Namun, memang bukan hal yang pasti semua perangkat dengan prasyarat android 4.1 keatas bisa menjalankan aplikasi. Contoh, perangkat tablet seperti samsung Tab A-7 yang dimiliki Kantor Imigrasi Yogyakarta tidak bisa digunakan untuk APAPO. Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan bagi pemohon yang perangkat pintarnya (smartphone) tidak bisa digunakan untuk mengakses APAPO, seperti menggunakan emulator melalui laptop maupun PC atau juga menggunakan perangkat lain.

Unexpected Error

Kendala ini sering terjadi pada perangkat bersistem operasi iOS atau untuk iPhone. Pengguna yang mendaftarkan akun untuk membuat antrian, namun setelah mengisi data, muncul notifikasi “unexpected error”. Salah satu solusi yang kerap membantu menyelesaikan masalah adalah dengan menginstal ulang aplikasi. Caranya cukup mudah, hapus aplikasi, lalu pasang lagi aplikasi dan lakukan kembali pengisian data dengan menghindari karakter khusus pada kolom alamat.

Pembukaan Kuota

Ketersediaan kuota merupakan salah satu masalah utama yang menjadi sorotan pengguna atau pemohon paspor. banyak pengguna mengeluhkan kuota yang penuh, tidak mendapat kuota selama berminggu-minggu, dan masih banyak lagi. Ketersediaan kuota merupakan permasalahan utama yang dihadapi di beberapa kantor imigrasi, khususnya Kantor Imigrasi yang jumlah pemohonnya banyak. Sebagai contoh adalah Kantor Imigrasi Yogyakarta. Sebelum pandemi, pemohon rata-rata mencapai 200 orang dengan kuota antrian rata-rata disediakan 150 orang. Perlu diketahui, pembukaan kuota dilakukan setiap hari Jumat pukul 14.00.  Jadi bisa dibayangkan bahwa Kota Yogyakarta, dengan masyarakat yang heterogen, kuota selalu cepat habis. Hal itu bisa juga terjadi dengan kota-kota besar lainnya.

Animo masyarakat untuk membuat paspor di masa pandemi tetap lah besar. Hal ini membuat permasalahan kuota menjadi lebih rumit. Di sisi yang lain, Kantor Imigrasi harus membatasi jumlah antrian guna mengikuti aturan pemerintah terkait prokes. Jika sebelumnya bisa mencapai 150 kuota, pada masa pandemi ini, kuota antrian dibatasi dan diturunkan hingga 75%. Kuota yang disediakan untuk Kantor Imigrasi Yogyakarta di jalan Solo hanya 40 orang.

Jadi apa yang harus dilakukan pemohon untuk bisa mendapatkan antrian online utamanya terkait dengan kuota? Hal pertama yang perlu dilakukan adalah lakukan pendaftaran antrian tepat ketika kuota dibuka (setiap hari Jumat, pukul 14.00), bukan sebelum jam itu dan juga bukan jauh setelah jam itu. Banyak pemohon yang mengeluh tidak mendapatkan antrian saat menggunakan aplikasi pada hari Minggu. Faktanya, kuota permohonan yang hanya berjumlah 40 sering habis pada hari Sabtu atau selang sehari setelah pembukaan kuota pada hari Jumat jam 14.00.

So, itu tadi beberapa fakta atau informasi terkait Aplikasi Pendaftaran Antrian Paspor Online. Bagi sobat Karyo yang masih mengalami permasalahan dengan antrian online, silakan hubungi semua kanal informasi Kantor Imigrasi Yogyakarta seperti Twitter, Facebook, Instagram, WhatsApp, Google Business, maupun Telepon. Karyo siap setiap saat untuk menjawab permasalahan sobat Karyo.