Bukan Sekedar Penyematan Selempang, Agen Perubahan Bawa Misi Penting Membangun Zona Integritas

Sleman, Yogyakarta—Senin (29/3). Kepala Kantor Imigrasi Andry Indrady pimpin langsung apel Senin pagi dengan dua agenda besar, yaitu pembacaan Surat Keputusan Kepala Kantor Imigrasi tentang Agen Perubahan serta penyematan slempang agen perubahan dan pengenalan yel-yel baru WBBM tahun 2021. Diikuti oleh seluruh pejabat structural, JFT, JFU, PPNPM, dan siswa magang, Apel rutin senin pagi di halaman kantor imigrasi yogya ini berlangsung sangat khidmat namun tetap semangat, utamanya guna menyongsong pembangunan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Sebelum amanat dan arahan Kepala Kantor, apel dimulai dengan pembacaan SK agen perubahan beserta dengan penyempatan slempang. Agen perubahan pada pembangunan ZI menuju WBBM tahun anggaran 2021 dilanjutkan dengan pengenalan yel-yel WBBM yang baru. Dalam amanatnya, Andry Indrady menekankan bahwa 4 orang agen perubahan ini secara eksplisit dituangkan dalam bentuk SK, namun sejatinya semua komponen yang di Kantor Imigrasi Yogyakarta secara implisit merupakan agen-agen perubahan. Memang, 4 agen perubahan ini memiliki tanggung jawab yang besar sebagai role model yang bertugas mendorong dan menggerakkan pegawai untuk ikut berpartisipasi dalam perubahan menuju ke arah yang lebih baik tidak hanya dalam mencapai predikat WBBM namun juga membangun zona integritas di Kantor Imigrasi Yogyakarta demi pemberian layanan kepada masyarakat yang lebih optimal.

“Kita semua, baik saya sebagai kepala kantor, pejabat structural, JFU, JFT, PPNPM, hingga security adalah agen-agen perubahan yang harus bekerja lebih baik dan lebih kerja demi memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, tidak hanya untuk meraih predikat WBBM”, ujar Andry.

Kepala kantor juga menyampaikan bahwa agen perubahan bukan hanya dari tampilannya saja dengan slempang merah melingkar di badan tetapi juga dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Andry berpesan kepada seluruh pejabat structural, JFT, maupun JFU yang telah dikukuhkan sebagai agen perubahan untuk dapat mempertanggungjawabkan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Lebih jauh, agen-agen perubahan ini dapat juga bertindak sebagai pemberi solusi, menberikan alternative solusi kepada para pegawai atau pimpinan di lingkungan unit kerja yang menghadapi kendala dalam proses berjalannya perubahan unit kerja menuju unit kerja yang lebih baik. Keempat pegawai yang ditunjuk sebagai agen perubahan adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta Andry Indrady, Kepala Sub Seksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Faried Apriandy, Analis Ahli Keimigrasian Muda Chintia Dwi Putri, dan Fungsional Umum Putu Harta Buana.

Setelah penyematan slempang, apel dilanjutkan dengan “showcase” yel-yel baru WBBM Kantor Imigrasi Yogyakarta tahun 2021. Diharapkan dengan yel-yel baru ini, akan ada semangat baru yang lebih dari tahun sebelumnya pada saat meraih perdikat WBK.

Kakanim Pimpin Internalisasi Reformasi Birokrasi dalam Pembangunan ZI Guna Meraih Predikat WBBM

Sleman, Yogyakarta—Rabu (10/3). Pembangunan Zona Integritas sebagai role model Reformasi Birokrasi dalam penegakan integritas dan pelayanan publik yang berkualitas sangatlah penting guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bukan hanya sekedar meraih predikat. Demi meraih hal itu, Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady memimpin internalisasi reformasi birokrasi dalam pembangunan zona integritas. Bertempat di Aula Kantor, acara yang diikuti secara tatap muka dan daring oleh semua tim pokja baik ketua dan anggota RB dan ZI ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang program dan kegiatan reformasi birokrasi serta arah birokrasi reformasi ke depan.

Dalam sambutannya Kepala Kantor mengatakan bahwa reformasi birokrasi telah jauh dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM sejak lama dan akan terus dilakukan. Selain itu, Andry menekankan bahwa acara ini sangatlah penting guna memberikan arahan kepada seluruh komponen yang ada di kantor imigrasi tentang hal yang harus dilakukan ke depan, khususnya perubahan paradigma baru sehingga dalam melaksanakan reformasi birokrasi dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Internalisasi ini diharapkan mampu membangkitkan semangat pokja dalam hal meningkatkan penilaian ZI dan RB serta serapan anggaran pada Kantor Imigrasi Yogyakarta.

Pada tahun 2020 Kantor Imigrasi Yogyakarta telah melaksakan 8 area perubahan dan hasilnya cukup memuaskan dengan torehan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan tahun ini berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan demi meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Delapan area perubahan berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB adalah perubahan organisasi, tata laksana, peraturan perundang-undangan, SDM aparatur, pengawasan, akuntabilitas, pelayanan publik serta pola pikir dan budaya kerja.

Laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Periode Bulan Februari 2021

Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta kepada pemohon layanan keimigrasian pada bulan Februari 2021, berikut ini laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bulan Februari 2021

banner IKM JANUARI

Laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Periode Bulan Januari 2021

Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta kepada pemohon layanan keimigrasian pada bulan Januri 2021, berikut ini laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bulan Januari 2021

banner IKM JANUARI

Eazy Passport, Cara Baru Bikin Paspor Di Tengah Pandemi Covid-19

Sleman, Yogyakarta – Kamis (13/8) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta melaksanakan layanan jemput bola pembuatan paspor di masa pandemi Covid-19 yang dinamakan Eazy Passport yaitu Pelayanan paspor yang dilaksanakan di luar kantor dan menuju lokasi pemohon dengan menggunakan mobile unit Passport, kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Bank Syariah Mandiri Yogyakarta dan dihadiri oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham DI. Yogyakarta, Yayan Indriana, Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady dan Area Manager Bank Syariah Mandiri Cabang Yogyakarta, Agung Nugroho Dewantoro.

Dalam Kegiatan tersebut Kepala Divisi beserta rombongan langsung melihat proses layanan Eazy Passport dan menyampaikan bahwa “Kegiatan ini adalah sebuah gagasan dari Kantor Imigrasi Yogyakarta bekerjasama dengan Bank Syariah Mandiri Yogyakarta dan merupakan inovasi serta terobosan lainnya yang sebetulnya layanan ini adalah kelanjutan dari program layanan paspor simpatik dan dikembangkan menjadi program layanan Eazy Passport yang telah digagas oleh Direktorat Jenderal Imigrasi serta dilaksanakan oleh semua Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia”, ujar Yayan.

Dalam kesempatan itu pula Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady menjelaskan bahwa “Kegiatan layanan Eazy Passport ini merupakan inovasi dan kolaborasi dengan Bank Syariah Mandiri dalam pemberian layanan paspor kepada keluarga, teman dan karyawan dari Bank Syariah Mandiri Yogyakarta, terobosan ini merupakan implementasi dari kebijakan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mendekatkan pelayanan pembuatan paspor kepada masyarakat, Kegiatan Eazy Passport ini juga merupakan kegiatan yang menjangkau masyarakat yang berada di luar lingkungan Kantor Imigrasi dimana masyarakat tidak perlu mendatangi Kantor Imigrasi namun petugas akan mendatangi, jelas Andry.

“Selain itu kegiatan ini juga merupakan terobosan Kantor Imigrasi Yogyakarta dalam mengurangi kontak fisik antara pemohon satu dengan pemohon lainnya sehingga dapat mencegah penularan atau penyebaran Covid-19”, lanjut Andry.

Layanan Eazy Passport ini bisa diajukan secara kolektif untuk perkantoran, instansi pemerintah, Institusi pendidikan, komunitas atau organisasi serta komplek perumahan. Kuota maksimal pengajuan diberikan Kantor Imigrasi Yogyakarta adalah 30 sampai dengan 50 orang dengan pelayanan pembuatan paspor baru dan penggantian, sedangkan untuk jenis permohonan paspor hilang dan rusak tetap harus dilakukan di Kantor Imigrasi setempat.

Andry memastikan petugas yang akan datang memenuhi permohonan layanan Eazy Passport memenuhi protokol kesehatan, begitu juga masyarakat yang mengajukan pelayanan tersebut untuk tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Apabila masyarakat ingin mengajukan permohonan layanan Easy Passport dapat mengajukan permohonannya kepada Kantor Imigrasi Yogyakarta serta dalam pelaksanaannya nanti baik petugas maupun pemohon harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” tutur Andry.

Ikuti Apel Pagi Pegawai dan Halal bi Halal secara Daring dengan Kanwil DIY

Sleman – Selasa (26/05) Hari pertama kerja setelah libur lebaran Kantor Imigrasi Yogyakarta mengikuti Apel Pagi dan Halal bi halal yg diadakan oleh Kanwil Kemenkumham DIY dan ikuti oleh seluruh jajaran UPT dilingkungannya. Apel pagi ini bertujuan untuk melakukan silaturahmi walaupun tidak dapat bertemu langsung tetapi masih dapat menyambung silaturahmi karena terhalang oleh protokol kesehatan Covid-19.

Kepala Kantor WIilayah juga memastikan tidak ada pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkumham DIY dan UPT yang melaksanakan mudik sesuai dengan surat edaran dari Sekertaris Jenderal Kemenkumham RI.

Selain itu, kepala kantor wilayah kemenkumham DIY menekankan bahwa himbauan untuk Work From Home (WFH) tetap diartikan untuk melaksakan tugas dan fungsi yang menjadi tanggungjawabnya, bukan berarti liburan.

Apel Pagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah dan didampingi oleh Kepala Divisi Administrasi Kemenkumham DIY.

Pelantikan Kepala Pusat Data dan Informasi (KAPUSDATIN) Kemenkumham RI

Yogyakarta – (04/05) Kepala Kantor imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta beserta jajaran mengucapkan selamat kepada Kepala Divisi Imigrasi kanwil kemenkumham DIY  yang telah dilantik dan diambil sumpah jabatan barunya sebagai Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Sekretariat Jenderal Kemenkumham RI. Semoga selalu diberi perlindungan oleh Tuhan YME dalam menjalankan amanah yang diembannya.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dilaksanakan hari Senin (04/05), bertempat di aula Kanwil Kemenkumham DIY, yang dilantik langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, secara virtual melalui media teleconference dan disaksikan oleh jajaran Divisi Keimigrasian Kemenkumham DIY dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta.

 

Perpindahan Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Adisucipto ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo

Yogyakarta – (28/03) per 29 Maret 2020 sudah beroperasi penuhnya bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo maka berpindah pula Tempat Pemerika Imigrasi di bandara Adisucipto ke bandara YIA. Oleh karena itu, Kantor Imigrasi Yogyakarta melakukan pemindahan perangkat dan infrastruktur pendukung untuk pelaksanaan pemeriksaan keimigrasian.

 

Kegiatan Penyemprotan Disinfektan di Kanim Jogja

Kegiatan Penyemprotan Disinfektan di Kanim Jogja (3)

Sleman – Upaya Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta dalam memutus rantai penyebaran COVID-19 terus dilakukan dan salah satunya adalah melakukan penyemprotan desinfektan pada seluruh ruangan dan juga halaman serta parkir gedung kantor. Kantor Imigrasi Yogyakarta melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada tanggal 22 Maret 2020 dan dilakukan oleh pegawai Kantor Imigrasi.  Disinfeksi ini dilakukan selain untuk mencegah virus Covid-19 juga untuk memberikan rasa nyaman kepada pemohon jasa keimigrasian dan pegawai yang datang ke Kantor Imigrasi selama pandemi Covid-19 ini.

Kegiatan Penyemprotan Disinfektan di Kanim Jogja (1)

Kegiatan Penyemprotan Disinfektan di Kanim Jogja (5)

Sosialisasi TKI NP dan Paspor RI melalui acara televisi di Adi TV

Sleman – (13/03) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta melakukan sosialisasi mengenai Pencegahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non-Prosedural (NP) bekerjasama dengan ADI TV. Kantor Imigrasi Yogyakarta diwakili oleh Kepala Seksi TIKKIM, Sri Mulyani dengan Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Shalahuddin Al Ayubi menjadi narasumber dalam acara Guyon Gayeng Adi TV. Dalam acara tersebut, narasumber menyampaikan prosedur untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia secara legal sesuai prosedur yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga apabila Pekerja Migran Indonesia tersebut bekerja sesuai dengan prosedur, maka PMI tersebut mendapat jaminan perlindungan oleh pemerintah Indonesia. banyak kasus PMI NP yang mendapat perlakuan semena-mena oleh majikannya, bahkan ada yang sampai meninggal. Oleh karena itu, mari bagi masyarakat indonesia yang akan menjadi Pekerja Migran Indonesia, mari ikuti prosedur yang ada, agar mendapat jaminan perlindungan keselamatan oleh Pemerintah Indonesia.