Kepala Kantor Wilayah Berikan Penguatan Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Kantor Imigrasi Yogyakarta

Sleman, Yogyakarta Senin (29/03) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DIY, Budi Argap Situngkir, memberikan penguatan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta. Kakanwil memberikan penguatan bersama Kepala Divisi Keimigrasian, Yayan Indriana. Penguatan Menuju WBBM diikuti oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Andry Indrady bersama jajarannya secara langsung maupun virtual.

Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta sekaligus membuka acara penguatan WBBM oleh Kakanwil, Kepala Kantor menyampaikan gambaran umum terkait dengan tugas dan fungsi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta dan prestasi yang telah diraih oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Kepala Kantor Imigrasi juga menyampaikan rencana dan komitmen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta untuk membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Sebelum mendapatkan penguatan dari Kepala Kantor Wilayah, dalam kesempatan tersebut Kepala Divisi Keimigrasian memberikan sedikit arahan kepada jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Yayan menyampaikan “bahwa dengan adanya Kepala Kantor Wilayah yang baru dapat memberikan energy dan semangat yang baru agar menjadi lebih baik lagi dan mencapai predikat WBBM”, Jelas Yayan.

Dalam arahan selanjutnya Budi memberikan arahan kepada jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta “untuk tetap semangat, berkinerja lebih maksimal serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat agar tercapainya predikat WBBM”, Ujar Budi.

Selain itu Kepala Kantor Wilayah juga menyapaikan pesan untuk mengevaluasi sistem Working From Home (WFH), tujuannya agar pegawai tidak terlena dengan kebiasaan saat ini yang memang tidak akan efektif dibagian pelayanan, apalagi sekarang masyarakat sudah mulai berminat kembali untuk membuat paspor.

“Dengan meningkatnya kinerja dan pentingnya inovasi untuk memenuhi kepuasan masyarakat atas pelayanan imigrasi, maka pasti predikat WBBM akan diraih sehingga meninggalkan legacy”, lanjut Budi.

Bukan Sekedar Penyematan Selempang, Agen Perubahan Bawa Misi Penting Membangun Zona Integritas

Sleman, Yogyakarta—Senin (29/3). Kepala Kantor Imigrasi Andry Indrady pimpin langsung apel Senin pagi dengan dua agenda besar, yaitu pembacaan Surat Keputusan Kepala Kantor Imigrasi tentang Agen Perubahan serta penyematan slempang agen perubahan dan pengenalan yel-yel baru WBBM tahun 2021. Diikuti oleh seluruh pejabat structural, JFT, JFU, PPNPM, dan siswa magang, Apel rutin senin pagi di halaman kantor imigrasi yogya ini berlangsung sangat khidmat namun tetap semangat, utamanya guna menyongsong pembangunan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Sebelum amanat dan arahan Kepala Kantor, apel dimulai dengan pembacaan SK agen perubahan beserta dengan penyempatan slempang. Agen perubahan pada pembangunan ZI menuju WBBM tahun anggaran 2021 dilanjutkan dengan pengenalan yel-yel WBBM yang baru. Dalam amanatnya, Andry Indrady menekankan bahwa 4 orang agen perubahan ini secara eksplisit dituangkan dalam bentuk SK, namun sejatinya semua komponen yang di Kantor Imigrasi Yogyakarta secara implisit merupakan agen-agen perubahan. Memang, 4 agen perubahan ini memiliki tanggung jawab yang besar sebagai role model yang bertugas mendorong dan menggerakkan pegawai untuk ikut berpartisipasi dalam perubahan menuju ke arah yang lebih baik tidak hanya dalam mencapai predikat WBBM namun juga membangun zona integritas di Kantor Imigrasi Yogyakarta demi pemberian layanan kepada masyarakat yang lebih optimal.

“Kita semua, baik saya sebagai kepala kantor, pejabat structural, JFU, JFT, PPNPM, hingga security adalah agen-agen perubahan yang harus bekerja lebih baik dan lebih kerja demi memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, tidak hanya untuk meraih predikat WBBM”, ujar Andry.

Kepala kantor juga menyampaikan bahwa agen perubahan bukan hanya dari tampilannya saja dengan slempang merah melingkar di badan tetapi juga dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Andry berpesan kepada seluruh pejabat structural, JFT, maupun JFU yang telah dikukuhkan sebagai agen perubahan untuk dapat mempertanggungjawabkan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Lebih jauh, agen-agen perubahan ini dapat juga bertindak sebagai pemberi solusi, menberikan alternative solusi kepada para pegawai atau pimpinan di lingkungan unit kerja yang menghadapi kendala dalam proses berjalannya perubahan unit kerja menuju unit kerja yang lebih baik. Keempat pegawai yang ditunjuk sebagai agen perubahan adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta Andry Indrady, Kepala Sub Seksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Faried Apriandy, Analis Ahli Keimigrasian Muda Chintia Dwi Putri, dan Fungsional Umum Putu Harta Buana.

Setelah penyematan slempang, apel dilanjutkan dengan “showcase” yel-yel baru WBBM Kantor Imigrasi Yogyakarta tahun 2021. Diharapkan dengan yel-yel baru ini, akan ada semangat baru yang lebih dari tahun sebelumnya pada saat meraih perdikat WBK.

Arahan Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta Untuk Terapkan Kode Etik Pegawai

Sleman, Yogyakarta Rabu (24/02) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menyelenggarakan Internalisasi Kode Etik Pegawai dan pelaksanaan Corporate University atau sistem pembelajaran sebagai suatu strategi untuk meningkatkan kinerja pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta ini diikuti oleh seluruh Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta baik pegawai yang sedang Working From Office (WFO) maupun Working From Home (WFH) melalui virtual.

Dalam sambutan pertamanya Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Andry Indrady menyampaikan pesan dari Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Razilu “bahwa Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta yaitu sebagai salah satu Unit Pelaksana Tekhnis yang telah mendapat predikat WBK harus serius dan siap dalam membangunan Zona Integritas menuju WBBM, pertama kali yang menjadi kunci untuk mendapatkan predikat tersebut adalah terkait kepemimpinan sebagai role model atau contoh bagi pegawai dibawahnya, ujar Andry.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta memberikan arahan agar tata nilai organisasi yaitu tata nilai PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif) dapat tercapai maka setiap pegawai harus memiliki Kode Etik.

“Kode Etik yang terdiri dari pedoman sikap, prilaku, perbuatan, tulisan dan ucapan pegawai harus diterapkan dalam melaksanakan tugas dan fungsi serta kegiatan sehari-hari” jelas Andry.

Selain itu Kepala Kantor juga memberikan arahan untuk memahami dan melaksanakan kode etik pegawai agar tata nilai PASTI tersebut dapat terwujud dan dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor selain memberikan sosialisasi terkait kode etik, sekaligus juga memberikan pembelajaran atau Corporate University terhadap masalah-masalah yang sedang dihadapi dan yang akan kita hadapi dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari, “esensi dari Corporate University sendiri adalah dimana pembelajaran tersebut dapat memberikan peningkatan terhadap kinerja organisasi”, lanjut Andry.

Kakanim Pimpin Internalisasi Reformasi Birokrasi dalam Pembangunan ZI Guna Meraih Predikat WBBM

Sleman, Yogyakarta—Rabu (10/3). Pembangunan Zona Integritas sebagai role model Reformasi Birokrasi dalam penegakan integritas dan pelayanan publik yang berkualitas sangatlah penting guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bukan hanya sekedar meraih predikat. Demi meraih hal itu, Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady memimpin internalisasi reformasi birokrasi dalam pembangunan zona integritas. Bertempat di Aula Kantor, acara yang diikuti secara tatap muka dan daring oleh semua tim pokja baik ketua dan anggota RB dan ZI ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang program dan kegiatan reformasi birokrasi serta arah birokrasi reformasi ke depan.

Dalam sambutannya Kepala Kantor mengatakan bahwa reformasi birokrasi telah jauh dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM sejak lama dan akan terus dilakukan. Selain itu, Andry menekankan bahwa acara ini sangatlah penting guna memberikan arahan kepada seluruh komponen yang ada di kantor imigrasi tentang hal yang harus dilakukan ke depan, khususnya perubahan paradigma baru sehingga dalam melaksanakan reformasi birokrasi dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Internalisasi ini diharapkan mampu membangkitkan semangat pokja dalam hal meningkatkan penilaian ZI dan RB serta serapan anggaran pada Kantor Imigrasi Yogyakarta.

Pada tahun 2020 Kantor Imigrasi Yogyakarta telah melaksakan 8 area perubahan dan hasilnya cukup memuaskan dengan torehan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan tahun ini berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan demi meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Delapan area perubahan berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB adalah perubahan organisasi, tata laksana, peraturan perundang-undangan, SDM aparatur, pengawasan, akuntabilitas, pelayanan publik serta pola pikir dan budaya kerja.

Gelaran Eazy Passport di Kepolisian Daerah DI Yogyakarta

Sleman, Yogyakarta—Selasa (09/3). Sebagai bentuk jemput bola dari Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memberikan pelayanan keimigrasian khususnya pemberian Dokumen Perjalanan Republik Indonesia yaitu paspor, Eazy Passport adalah sebuah jawaban bagi masyarakat yang masih  merasa takut atau khawatir tertular Covid-19 namun ingin membuat paspor tanpa perlu ke kantor Imigrasi. Eazy Passport yang di-“launching” Ditjen Imigrasi pada medio 2020 ini merupakan salah satu terobosan pelayanan permohonan paspor yang diselenggarakan di luar kantor imigrasi. Petugas imigrasi mendatangi pemohon paspor di perkantoran, sekolah, kampus, maupun perumahan yang telah ditentukan sebelumnya guna membantu mensukseskan program pemerintah di bidang kesehatan yaitu memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Pada masa kenormalan baru seperti saat ini dimana pandemi Covid-19 masih menghantui, bukan menjadi kendala, namun sebaliknya, menjadi tantangan bagi aparatur sipil negara di Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus memberikan sumbangsih bagi negeri dan bekerja lebih produktif. Inilah yang menjadi dasar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menggelar Eazy Passport yang digelar di Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta Pada hari Selasa (09/03).

Bertempat di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY, layanan Eazy Passport yang berlangsung dari jam 08.00 WIB hingga 14.00 WIB kali ini diikuti oleh puluhan anggota dan keluarga korps Bhayangkara serta PNS yang bekerja pada Kepolisian Daerah Yogyakarta, diantaranya Dirintelkam Kombes Pol Dr. Tagor Hutapea. S.I.K., M.Si., Kabidhumas Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., dan Ketua Bhayangkari Daerah Polda DIY Ny Dhani Asep Suhendar. Sebelum pergelaran acara, telah dilaksanakan beberapa kali koordinasi oleh Kantor Imigrasi Yogyakarta dengan Polda Yogyakarta guna membahas teknis pelaksanaan kegiatan seperti tempat, jumlah peserta dan persyaratan yang harus dipenuhi sehingga diharapkan acara dapat berlangsung dengan baik dan tertib serta tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Yogyakarta, Sigit Jatmiko menjelaskan bahwa minat dan antusias layanan ini sangatlah tinggi mengingat beberapa kemudahan yang ditawarkan. Sigit menambahkan, “Kalau sesuai dengan rencana di setiap bulannya nanti kita akan selalu mengadakan Eazy Passport ini,” ujar Sigit. Kegiatan Eazy Passport sesuai rencana akan dilaksanakan setidaknya satu bulan sekali, menyasar tidak hanya instansi-instansi pemerintah, namun juga perkantoran pada umumnya serta kampus bahkan juga perumahan. Sigit mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini Kantor Imigrasi Yogyakarta akan mengadakan kegiatan serupa pada komunitas perkawinan campur di Jogja, namun untuk teknis pelaksanaan baik itu waktu maupun tempat belum ditentukan. Sepanjang tahun 2021, Kantor Imigrasi Kelas I TPI telah melaksanakan 2 (dua) kali layanan Eazy Passport.

 Meskipun proses pelayanan paspor ini dibuat menjadi lebih mudah, artinya pemohon tidak perlu lagi mengantri dan datang ke kantor imigrasi, proses cetak paspor sama seperti pada layanan biasanya terkait waktu pengambilan, yaitu 3 hari setelah pembayaran. Pemohon pada kegiatan ini juga bisa melakukan pembayaran dengan berbagai macam pilihan, mulai dari melalui kantor pos, datang ke teller bank, menggunakan mobile banking, atau bahkan melalui marketplace seperti Tokopedia ataupun BukaLapak. Ada beberapa proses yang dilaksanakan “on-the-spot” pada Eazy Passport di Polda DIY, mulai dari pengisian berkas, pengecekan berkas-berkas, hingga entry data dilanjutkan dengan proses foto dan wawancara sebelum pemohon mendapat bukti bayar PNBP.

Eazy Passport diharapkan menjadi salah satu bentuk kemajuan pelayanan publik di bidang keimigrasian yang membuat masyarakat lebih merasa nyaman, aman, dan mudah dalam mengurus permohonan paspor. Ketua Bhayangkari Polda DIY, Nyonya Dhani Asep Suhendar memberikan apresiasi yang sangat positif terkait inovasi jemput bola dari kantor imigrasi. “Sebuah terobosan baru dimana kantor imigrasi yang jemput bola dengan layanan Eazy Passport ini,” ujar Dhani. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sangat membantu para anggota korps bhayangkara, keluarga, serta PNS dalam mengurus paspor, utamanya terkait masalah waktu. “Jadi anggota disini yang mau buat paspor nggak perlu meluangkan waktunya di hari kerja untuk datang ke kantor imigrasi. Apa yang dilakukan kantor imigrasi Yogyakarta ini sangat luar biasa.” Dhani berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan kedepannya, menjadi agenda rutin.

Kantor Imigrasi Yogyakarta Menggelar Deklarasi Janji Kinerja Sebagai Awal Untuk Raih Predikat Wilayah Birokrasi, Bersih Dan Melayani Di Tahun 2021

Sleman, Yogyakarta Rabu (24/02) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menyelenggarakan penandatanganan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2021 dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), turut hadir secara langsung dalam acara tersebut  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM D.I. Yogyakarta, Budi Sarwono, Kepala Perwakilan Ombudsman D.I Yogyakarta, Budhi Masturi, Wakil Kepala Kepolisian Daerah D.I. Yogyakarta, R. Slamet Santoso, Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Sleman, Rahajeng Dinar Hanggar Jani, Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM D.I. Yogyakarta serta seluruh Pejabat Strukturak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta.

Dalam Sambutannya Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Andry= Indrady menyampaikan “bahwa kegiatan tersebut merupakan turunan dari tingkat kementerian. Hal tersebut sudah dilakukan di lingkungan menteri dan pejabat eselon satu di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Deklarasi yang digelar Rabu (24/2/2021) tersebut merupakan tindak lanjut dari amanat menteri”, ujar Andry.

Sebelumnya pada tahun 2020, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta telah berhasil meraih prestasi yang membanggakan diantaranya berhasil meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Selain itu, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta juga berhasil menjadi satuan kerja dengan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik untuk level Kantor Imigrasi Kelas I se-Indonesia.

“Tahun 2020 kita mendapat WBK, mudah-mudahan di tahun 2021 kantor imigrasi Yogyakarta bisa mendapatkan predikat Wilayah Birokrasi, Bersih dan Melayani (WBBM),” lanjut Andry.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta juga menyampaikan bahwa acara Deklarasi Kinerja dilaksanakan sebagai bentuk komitmen jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta dalam melaksanakan Pembangunan Zona Integritas pada tahun 2021 yaitu meraih predikat  WBBM. Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani atau WWBM adalah penghargaan yang lebih tinggi lagi, Andry menegaskan, “dengan semakin tingginya target yang ingin dipenuhi, pekerjaan rumah menjadi lebih banyak dan para staffnya harus bekerja lebih keras, meski demikian, Andry juga meyakini bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin, hal yang penting adalah usaha”, Jelas Andry.

Belajar dari pengalaman di tahun 2020 kekurangan yang ingin ditingkatkan adalah pelayanan yang bersifat humanis. Artinya, petugas tidak sekedar melayani masyarakat, namun benar-benar memberikan sepenuhnya pelayanan dari hati, sehingga tercipta pelayanan yang prima dan menyenangkan hati masyarakat dalam menerima pelayanan dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta dengan tetap berpedoman kepada aturan yang telah ditetapkan.

Pelayanan Prima harus diterapkan dari mulai tingkatan satpam, customer service dan sebagainya mereka harus punya kesadaran untuk melayani dengan hati, selain itu untuk bisa meraih WBBM kuncinya adalah dengan melakukan inovasi dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia serta bagaimana inovasi yang berbasis teknologi informasi bersama dengan SDM yang merefleksikan pelayanan dengan hati, dan tentunya Pimpinannnya harus memberikan motivasi, kemudian memberikan contoh,” imbuh Andry.

Deklarasi Janji Kinerja Dan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK-WBBM Tahun 2021

Sleman, Yogyakarta, Selasa (26/01) Setelah memperingati acara Hari Bhakti Imigrasi Ke-71 dihari yang sama bertempat di gedung Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM digelar acara Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2021, turut hadir secara langsung dalam acara ini Ketua Fraksi PDI-P DPR RI, Menkopolhukam, MenPAN-RB, Ketua Ombudsman, Ketua KPK, Wakil Ketua KPK, Kepala BIN, Kepala BAIS TNI, Jaksa Agung, Asisten Kapolri Bidang SDM, Para Kepala Badan/Lembaga Negara, Plt. Sekjen dan Irjen Kemenkumham, para Pimti Madya Unit Utama, Staf Ahli, Staf Khusus, Penasehat Kehormatan Menkumham, juga para Pimti Pratama.

Acara ini diikuti juga secara virtual oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis jajaran Kemenkumham di seluruh Indonesia termasuk Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta yang dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DI. Yogyakarta beserta Pejabat Struktural Divisi Keimigrasian, Divisi Administrasi dan Divisi Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta beserta jajarannya bertempat di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta.

Dalam acara deklarasi ini dilangsungkan Penandatanganan secara digital Komitmen Bersama Perjanjian Kinerja Tahun 2021 antara Plt. Sekjen dengan Pimti Pratama Unit Setjen, Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM antara Menkumham dengan Perwakilan Kanwil, Janji Kinerja Tahun 2021 serta Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM antara Menkumham dengan Pimti Madya Unit Utama, juga antara Menkumham dengan MenPAN-RB dan Ombudsman RI, serta Pakta Integritas antara Menkumham dan Ketua KPK.

Selanjutnya Wamenkumham, Eddy Hiraej membacakan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2021 yang diikuti seluruh ASN Kemenkumham baik yang mengikutinya secara dari Pusat maupun yang berada di wilayah. Pada kesempatan ini juga, dilakukan pemberian penghargaan langsung oleh Menkumham, Yasonna Laoly sebagai bentuk apresiasi terhadap Kementerian dan Lembaga yang telah memberikan dukungan dan kontribusi nyata bagi pencapaian kinerja Kemenkumham.

Dalam kesempatan acara tersebut, Ketua KPK saat menyampaikan sambutannya menitipkan pesan kepada Menkumham agar jajarannya tidak pernah berhenti untuk melakukan perbaikan sistem sehingga tidak terjadinya tindak korupsi. Juga apresiasi kepada jajaran Kemenkumham dimana tahun ini ada 72 Satker yang telah berhasil meraih predikat WBK/WBBM, sehingga mengurangi beban pekerjaan KPK dalam melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Senada dengan itu, MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo pun turut memberi apresiasi terkait sistem digitalisasi pada Kemenkumham yang kedepannya nanti akan diikut juga oleh Kementerian/Lembaga lainnya, termasuk KemenPAN-RB.

Sementara itu, Menkumham Yasonna Laoly dalam sambutannya menyampaikan bahwa Perjanjian kinerja tersebut juga menjadi langkah awal bagi para pimpinan untuk mengambil langkah strategis selanjutnya. “Agar pelaksanaan pencapaian target kinerja dan perjanjian kinerja tersebut terarah dan tepat sasaran, maka kita perlu mengawalnya dari segi integritas dan akuntabilitasnya,” ujar Yasonna.

Janji kinerja tersebut berisikan komitmen jajaran Kemenkumham antara lain, Melaksanakan perjanjian kinerja, target kinerja, serta action plan secara tepat waktu dan tepat sasaran; Memberikan pelayanan masyarakat dengan sepenuh hati, menjadi abdi masyarakat yang jujur, amanah, dan terpercaya; Mengembangkan diri menjadi ASN Kemenkumham yang tangguh, terampil, dinamis, dan adaptif, melalui implementasi Corporate University; Mengembangkan sinergitas dan kolaborasi, serta menjadi perekat pemersatu bangsa dalam bingkai Empat Pilar Kebangsaan; Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan transformasi digital dalam bekerja untuk mewujudkan Good Governance; dan Mewujudkan Zona Integritas menuju satuan kerja Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Janji kinerja ini akan mengikat seluruh ASN Kemenkumham agar bekerja “on the track” secara konsisten. Seperti kata-kata bijak Roy Bennet, “Consistency is the true foundation of trust. Either keep your promises or do not make them” yang artinya konsistensi adalah pondasi sesungguhnya dari kepercayaan. Saya minta kepada seluruh jajaran agar komitmen dan konsisten terhadap apa yang menjadi tanggung jawabnya. Karena itu semua akan dipertanggungjawabkan juga di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa,” lanjut Menkumham mengajak seluruh jajarannya.

Di akhir sambutannya, Yasonna mengajak seluruh insan Pengayoman untuk mengawali tahun 2021 ini dengan penuh optimis, selalu berfikir positif, berkata-kata positif, dan berperilaku positif, supaya hasilnya pun akan positif. Dengan tantangan yang dihadapi saat ini, ia meminta seluruh jajaran untuk menyatukan visi, terus perkuat sinergi dan kolaborasi untuk Kemenkumham yang semakin PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif).

“Saya berharap, pada Tahun 2021 jumlah satuan kerja yang mendapatkan predikat WBK/WBBM mengalami kenaikan, dengan demikian kita mampu membuktikan kepada publik bahwa jajaran Kemenkumham tidak hanya sekedar “Lip Service,” tetapi benar-benar mampu memberikan bukti nyata melayani dengan sepenuh hati,” imbau Yasonna mengakhiri sambutannya.

 

“Bersatu Dalam Jarak Menuju Indonesia Maju” Tema Peringatan Hari Bhakti Imigrasi Ke-71

Sleman, Yogyakarta –Usia ke-71 bukanlah suatu hal yang mudah bagi Imigrasi untuk bisa seperti sekarang, berbagai halangan dan rintangan telah dilalui dengan semangat kebersamaan.  Pada era Pandemi Covid-19 sekarang hampir seluruhnya ruang gerak masyarakat dan segala sesuatunya dibatasi, ini merupakan suatu tantangan besar bagi Imigrasi untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat sesuai dengan yang telah dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM R.I mendukung dan bersiap memasuki Era Digital 4.0. Berbagai aplikasi diluncurkan oleh Kementerian Hukum dan HAM khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mendukung program tersebut serta dalam rangka mempermudah pemohon dalam memperoleh Pelayanan Keimigrasian.

Peringatan Hari Bhakti Imigrasi pada tahun ini (Selasa, 26/01/2021) dilaksanakan secara sangat sederhana dibandingkan dengan peringatan pada tahun-tahun terdahulu yang penuh dengan kemeriahan dan suka cita. Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke 71 pada tahun ini di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DI. Yogyakarta beserta Pejabat Struktural Divisi Keimigrasian, Divisi Administrasi dan Divisi Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta beserta jajarannya, Peringatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, yang dilakukan secara Virtual terpusat di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM R.I di Jakarta.

Inspektur Upacara, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI., Prof. Yasonna H.Laoly menyampaikan Imigrasi yang merupakan bagian dari Kementerian Hukum dan HAM telah bekerja dengan baik dengan hasil yang memuaskan. Sebagai penjaga gerbang Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sebagai garda terdepan keluar masuknya Warga Negara Asing sampai pada tahun 2020 telah mengukir capaian yang membanggakan selain mendukung Era Digital 4.0 juga melayani masyarakat dengan sepenuh hati dengan berbagai inovasi yang diluncurkan dalam upaya mempermudah proses keimigrasian.

Dalam sambutannya Prof. Yasonna H. Laoly juga menghimbau “kepada Jajaran Imigrasi untuk menyelaraskan pola pikir, pemanfaatan Sumber Daya Manusia harus berkesinambungan. Situasi Covid-19 sekarang harus dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat ditengah keterbatasan dan situasi yang serba ketidakpastian.  Program kegiatan Kementerian Hukum dan HAM yang menjadi sasaran Direktorat Jenderal Imigrasi yaitu : 1. Penegakan dan Pelayanan Hukum, 2. Program Dukungan Manajemen”, Jelas Yasonna.

“Saya berpesan kepada jajaran Imigrasi untuk senantiasa patuh dan teguh. Jadikan pekerjaan yang saudara lakukan sebagai ibadah didepan Tuhan Yang Maha Esa. Kondisi Covid-19 jangan menjadi penghalang saudara untuk berkreasi dan berinovasi demi kemajuan Imigrasi dan Kementerian Hukum dan HAM di masa mendatang”, lanjut Yasonna.

Dalam Kesempatan peringatan tersebut Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady juga menyampaikan bahwa Kantor Imigrasi Yogyakarta tahun 2020 telah melakukan pencapaian yang sangat luar biasa dalam membangun Zona Integritas yaitu mendapatkan predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK), selain itu walaupun anggaran pada masa pandemi Covid-19 ini sangat terbatas namun Kantor Imigrasi Yogyakarta dapat meraih prestasi dalam pengelolaan keuangan yaitu merupakan salah satu satuan kerja dengan Nilai Indikator Pelaksanaan Anggaran terbaik dari seluruh Indonesia. “Target tahun 2021 Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta akan berkomitmen terus dalam pembangunan Zona Integitas untuk meraih predikat selanjutnya yaitu predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dengan terus berdedikasi dan berintegritas tinggi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sehari-hari serta terus berinovasi sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat ,ujar Andry.

Dalam kegiatan Hari Bhakti Imigrasi ke 71 dilakukan penyematan Pin Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DI. Yogyakarta kepada Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta kemudian pemberian penghargaan kepada pegawai dan kegiatan diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur oleh Menteri Hukum dan HAM R.I yang diikuti oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dan Unit Pelaksana Teknis Keimigrasian se Indonesia. Kesederhanaan peringatan ini semoga tidak mengurangi esensi dari Peringatan Hari Bhakti Imigrasi tetapi sebagai modal memperkuat kita di tengah keterbatasan akibat Pandemi Covid-19.

 

 

Sambut Hari Bhakti Imigrasi Ke-71 Kantor Imigrasi Yogyakarta Adakan Bakti Sosial Dan Doa Bersama

Yogyakarta – Dalam rangka rangkaian kegiatan Hari Bhakti Imigrasi Ke-71 Tahun 2021 Kantor Imigrasi Yogyakarta menyelenggarakan Doa Bersama yang diadakan di Masjid Ar-Royyan dan ditempat yang sama dilanjutkan Bakti Sosial kepada Panti Asuhan Putri Yatim dan Dhuafa Yayasan Rumah Yatim Wiwin Muslimah Wirosaban Yogyakarta, kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah, Budi Sarwono serta Ketua DWP Kanwil Kemenkumham D.I. Yogyakarta, Kepala Divisi Keimigrasian, Yayan Indriyana beserta jajarannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Andry Indrady serta Ketua DWP Kantor Imigrasi Yogyakarta.

Sesuai dengan tema Hari Bhakti Imigrasi Ke-71 Tahun 2020 yaitu Imigrasi Bersatu Dalam Jarak Menuju Indonesia Maju maka dalam Sambutannya Kepala Kantor Imigrasi menyampaikan maksud kedatangannya  yaitu untuk berdoa bersama mendoakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah dan memohon agar diberi kesembuhan kepada seluruh keluarga ataupun rekan-rekan kita yang terpapar pandemi covid dan smoga Allah SWT cepat mengangkat pandemi Covid ini, selain itu maksud lainnya adalah memberikan tali kasih kepada adik-adik dari Panti Asuhan Putri Yatim yang merupakan wujud kepedulian sesama agar dapat meringankan beban satu dengan yang lainnya dan dapat menjadi keberkahan bagi semua jajaran imigrasi”, ujar Andry.

Penyerahan bantuan sosial ini diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham D.I Yogyakarta serta Ketua DWP Kanwil Kemenkumham D.I. Yogyakarta dan Ketua DWP Kantor Imigrasi Yogyakarta.

Diakhir kegiatan dilakukan Doa Bersama yang dipimpin oleh Ustadz Wijayanto, sekaligus mengucapkan “terima kasih kepada seluruh jajaran Imigrasi Yogyakarta dan kegiatan pemberian tali kasih ini bisa menjadi pesan dan menularkan  yang baik kepada seluruh keluarga atau teman-taman karena keberkahan kita di dunia tergantung kepada amal ibadah kita kepada sesamanya”, jelas Ustadz Wijayanto.

Kepala Kantor Wilayah Pimpin Apel Pagi Perdana Di Kantor Imigrasi Yogyakarta

Yogyakarta – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Daerah Istimewa Yogyakarta, Budi Sarwono memimpin Apel Pagi  Perdana di Kantor Imigrasi Yogyakarta pada Selasa (12/1/21), dalam apel pagi perdana tersebut dihadiri juga oleh Kepala Divisi Administrasi, Faisol Ali, Kepala Divisi Keimigrasian, Yayan Indriana beserta Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady.

Dalam kesempatan ini Kepala Kantor Wilayah menyampaikan bahwa seluruh Pegawai di Kantor Imigrasi Yogyakarta dalam menjalankan tugasnya di masa Adaptasi Kebiasaan Baru saat ini tetap berpedoman kepada Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Kepala Kantor Wilayah menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pegawai Kantor Imigrasi Yogyakarta yang tahun 2020 telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dan tahun ini akan berjuang untuk mendapatkan predikat selanjutnya yaitu Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “bahwa WBK ini diperoleh tidak mudah dan yang paling sulit adalah ketika mystery Shopper hadir di Imigrasi dan ini bisa dilalui dengan baik oleh Kantor Imigrasi Yogyakarta sehingga layak untuk mendapatkan predikat WBK” jelasnya.

Kepala Kantor Wilayah juga berpesan kepada seluruh pegawai Kantor Imigrasi Yogyakarta untuk tetap semangat yang tiada henti-hentinya, bekerja lebih maksimal lagi dari tahun sebelumnya untuk mencapai predikat WBBM, “dalam mencapai predikat WBBM area perubahan yang paling terpenting adalah di area keenam yaitu peningkatan kualitas pelayanan, dimana penilaian WBBM harus diatas 90 atau sempurna dan ini perlu ada komunikasi yang baik antara Kantor Imigrasi, Divisi Imigrasi dan Ditjen Imigrasi yang saling mendukung” lanjutnya.