KANTOR IMIGRASI KELAS I NON TPI YOGYAKARTA
Sleman City Hall
Layanan Digital


Sejarah Kantor Imigrasi Yogyakarta
Perjalanan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Yogyakarta berawal dari sejarah keimigrasian di Indonesia. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Sekretaris Komisi Imigrasi dibentuk pada 1913 dan kemudian berkembang menjadi Immigratie Dienst pada 1921. Setelah Indonesia merdeka, Kantor Imigrasi Yogyakarta diresmikan pada 1 April 1974 di Jl. Solo Km. 10, Sleman, dengan status awal Kantor Imigrasi Kelas II Yogyakarta. Seiring perkembangan organisasi dan meningkatnya kebutuhan pelayanan, statusnya kemudian berkembang menjadi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Yogyakarta.
Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Yogyakarta mengembangkan jaringan layanan melalui Beranda Imigrasi Universitas Gadjah Mada (UGM), MPP Kota Yogyakarta, MPP Kabupaten Sleman, MPP Kabupaten Gunungkidul, dan Beranda Imigrasi Sleman City Hall. Selain memberikan layanan paspor, kantor ini menjalankan fungsi pengawasan orang asing, penegakan hukum keimigrasian, serta menjaga kedaulatan negara. Dengan dukungan transformasi digital dan inovasi pelayanan, kantor ini berkomitmen menghadirkan layanan yang profesional, modern, humanis, dan mudah diakses masyarakat.
Ajukan permohonan paspor baru atau penggantian dengan mudah dan nyaman.
at the one and only official website
segera laporkan di APOA
Berita Terkini
- All
- Berita
- Informasi
Kantor Imigrasi Yogyakarta Perkenalkan Smart Pro Paspor untuk Perkuat Analisis Risiko Pemohon Paspor
Yogyakarta – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Yogyakarta memperkenalkan Smart Pro Paspor pada Rabu (7/10/2026). Smart Pro Paspor merupakan konsep Sistem Manajemen Analisis Risiko Terintegrasi bagi Pemohon Paspor. Inovasi ini dirancang untuk membantu petugas memeriksa kesesuaian data, dokumen, dan hasil wawancara pemohon secara lebih terstruktur, sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan paspor dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Smart Pro…
Beranda Imigrasi, Nama Baru Unit Pelayanan Keimigrasian Selain Kantor Imigrasi
YOGYAKARTA — Direktorat Jenderal Imigrasi menetapkan “Beranda Imigrasi” sebagai jenama (brand) tunggal bagi seluruh titik pelayanan keimigrasian di luar gedung Kantor Imigrasi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk menyederhanakan identitas layanan sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengenali dan mengakses layanan keimigrasian yang tersebar di berbagai lokasi publik, termasuk di wilayah kerja Kantor Imigrasi Yogyakarta. Penyeragaman nama tersebut mencakup 254 titik layanan…
Kantor Imigrasi Yogyakarta Luncurkan WADUL KARYO dan PINTAR, Perkuat Monitoring Pengaduan dan Integrasi Informasi
YOGYAKARTA – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mengoptimalkan pengelolaan komunikasi keimigrasian, Kantor Imigrasi Yogyakarta meluncurkan inovasi WADUL KARYO (Wadah Aduan, Dashboard, dan Update Laporan) dan PINTAR (Pusat Informasi dan Tindak Lanjut Responsif Terintegrasi). Peluncuran kedua aplikasi ini merupakan langkah strategis dalam mendorong pengelolaan pengaduan dan informasi keimigrasian yang lebih terintegrasi, responsif, transparan, dan akuntabel. WADUL KARYO dikembangkan sebagai…
Imigrasi Yogyakarta Deportasi WNA Belanda dengan Gangguan Kejiwaan
YOGYAKARTA – Kantor Imigrasi Yogyakarta melaksanakan deportasi terhadap seorang warga negara Belanda berinisial NLAS yang sebelumnya menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia, Pakem, Kabupaten Sleman. Deportasi dilaksanakan melalui Bali pada Rabu, 21 Oktober 2026. Penanganan terhadap NLAS bermula dari laporan Kepolisian Sektor Depok Timur pada 7 Oktober 2026 mengenai peristiwa yang melibatkan warga negara asing tersebut di…
Unit Eselon I
Kolaborasi untuk Pelayanan Publik yang Prima
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
Direktur Jenderal Imigrasi
Mewujudkan Pelayanan Prima dan Reformasi Birokrasi yang Nyata”
















