Antusiasme Masyarakat Tinggi, Layanan PAS SENJA Imigrasi Yogyakarta Jadi Solusi Pemohon di Luar Jam Kerja

YOGYAKARTA – Layanan Paspor Sore Hari (PAS SENJA) yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta mendapat sambutan positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat. Sejak pertama kali dilaksanakan pada 19 Mei 2026, layanan ini menjadi alternatif yang memudahkan masyarakat untuk mengurus paspor tanpa harus meninggalkan aktivitas utama pada jam kerja maupun perkuliahan.

PAS SENJA hadir setiap hari Selasa dan Kamis di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta dengan kuota 25 pemohon per hari layanan. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi M-Paspor, dengan jadwal pelayanan pada pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.

Inovasi layanan ini merupakan bentuk komitmen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan akses yang lebih fleksibel bagi masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, dan pekerja yang memiliki keterbatasan waktu pada jam kerja reguler.

Sejak dibuka, kuota PAS SENJA menunjukkan tingkat pemanfaatan yang tinggi. Banyak pemohon mengaku terbantu karena dapat mengurus paspor setelah menyelesaikan aktivitas harian mereka.

Salah satunya adalah Tasya, seorang mahasiswa yang sedang mempersiapkan keberangkatan untuk mengikuti program summer school di luar negeri. Ia mengaku memilih PAS SENJA karena jadwal layanan yang lebih sesuai dengan aktivitas akademiknya.

“Saya mengajukan penggantian paspor dalam layanan PAS SENJA, layanan ini sangat membantu karena saya tidak perlu izin meninggalkan kuliah. Prosesnya juga cepat dan petugasnya sangat ramah dan informatif,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh Zafira, mahasiswa tingkat akhir Program Studi Geologi Universitas Gadjah Mada. Menurutnya, kehadiran PAS SENJA memberikan kemudahan bagi mahasiswa yang tengah disibukkan dengan penyusunan tugas akhir dan berbagai kegiatan kampus.

“Disini pelayanannya ramah, cepat dan ruang tunggu yang nyaman,” katanya.

Antusiasme juga datang dari Steven Gunawan, mahasiswa asal Kalimantan yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Ia menilai layanan ini sangat membantu mahasiswa perantauan yang harus mengatur waktu antara kegiatan akademik dan urusan administrasi.

“Sebagai seorang mahasiswa di Yogyakarta, jadwal sore hari sangat membantu saya, pelayanan ramah, cepat dan fasilitas yang tersedia sangat lengkap,” ungkap Steven.

Sementara itu, Ika, seorang guru, mengaku merasa terbantu karena tidak perlu meninggalkan kewajibannya mengajar untuk mengurus dokumen perjalanan.

“Saya memilih pelayanan PAS SENJA karena lebih efektif dan pelayanan lebih cepat dan bagi saya yang bekerja lebih fleksibel waktunya , teman-teman yang ingin membuat paspor tanpa meninggalkan pekerjaan bisa memilih waktu sore ,” tuturnya.

Dengan hadirnya PAS SENJA, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta berharap masyarakat dapat memperoleh layanan paspor yang lebih mudah, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan, sekaligus memperkuat komitmen Imigrasi dalam memberikan pelayanan publik yang prima kepada seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Tedy Riyandi, menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap PAS SENJA menunjukkan kebutuhan akan layanan keimigrasian yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap aktivitas masyarakat modern. “Kami memahami bahwa tidak semua masyarakat dapat mengakses layanan paspor pada jam kerja reguler karena kesibukan kuliah, pekerjaan, maupun aktivitas lainnya. Melalui PAS SENJA, kami berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan. Antusiasme yang terus meningkat sejak layanan ini diluncurkan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Tedy Riyandi.

There are no comments

Leave a Reply

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart