Layanan Jempol Karyo Hadir di Kompleks Kepatihan, Mudahkan ASN dan Keluarga Urus Paspor
Yogyakarta, 22 Agustus 2026 — Pelayanan paspor semakin dekat dengan masyarakat melalui Layanan Jempol Karyo yang digelar di Gedung Pracimasana Lantai 1, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Sabtu (22/8). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kulon Progo bersama Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Layanan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB tersebut secara khusus memberikan kemudahan pengurusan paspor bagi ASN dan keluarga Pemerintah Daerah DIY. Dalam pelaksanaannya, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta melayani sebanyak 61 pemohon.
Jempol Karyo merupakan layanan paspor dengan konsep jemput bola, sehingga masyarakat tidak perlu datang sendiri-sendiri ke kantor imigrasi. Melalui layanan kolektif ini, pemohon dapat mengajukan paspor baru maupun penggantian paspor sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti. Ia mengapresiasi kehadiran jajaran Imigrasi yang memberikan kemudahan bagi ASN dan keluarga untuk mendapatkan layanan keimigrasian di lingkungan Pemerintah Daerah DIY.
“Kita bersyukur bahwa masyarakat DIY, khususnya ASN, diberikan kemudahan untuk mengurus paspor, baik paspor baru maupun perpanjangan paspor,” kata Ni Made.
Menurutnya, tingginya jumlah pemohon menunjukkan antusiasme ASN dan keluarga terhadap layanan yang diberikan. Bahkan, jumlah permohonan yang masuk cukup banyak sehingga penerimaan pendaftaran harus dibatasi.
“Ini adalah salah satu bagian dari kolaborasi kita. Pihak Imigrasi juga memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Alhamdulillah, animo kita semua, khususnya ASN, luar biasa. Sampai kemudian diberi batasan waktu karena permohonannya cukup banyak,” ujarnya.
Salah satu pemohon, Makhayla Ningtyas, turut merasakan kemudahan layanan Jempol Karyo. Ia mengajukan pembuatan paspor bersama anaknya yang masih balita.

Menurut Makhayla, konsep pelayanan jemput bola membuat proses pengurusan paspor menjadi lebih mudah dan efektif. Ia juga merasa terbantu karena tidak perlu membawa anaknya ke kantor imigrasi untuk mengurus layanan secara mandiri dan mengantri lama.
“Layanan Jempol Karyo ini lebih mudah karena petugasnya yang datang, jadi lebih efektif. Anak saya juga lebih happy karena tidak perlu lama-lama menunggu di kantor Imigrasi,” ungkapnya.
Kehadiran Jempol Karyo di Kompleks Kepatihan menjadi bagian dari komitmen jajaran Imigrasi untuk terus menghadirkan pelayanan yang mudah, dekat, dan responsif bagi masyarakat. Kolaborasi bersama Pemerintah Daerah DIY juga diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga layanan keimigrasian semakin mudah diakses oleh masyarakat. Melalui semangat Imigrasi untuk Rakyat, jajaran Imigrasi Yogyakarta terus berupaya menghadirkan inovasi pelayanan yang menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk melalui layanan kolektif dan jemput bola seperti Jempol Karyo.


There are no comments