Pasporia Hadir di CFD Sudirman, Urus Paspor Sambil Jalan-Jalan!

Yogyakarta – Minggu pagi biasanya identik dengan olahraga, jalan-jalan, atau quality time bersama keluarga. Namun, Minggu (9/8/2026), warga Yogyakarta yang beraktivitas di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Sudirman bisa melakukan satu hal lagi: mengurus paspor!

Melalui program Pasporia (Pelayanan Paspor Ceria), Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menghadirkan layanan paspor di tengah pusat keramaian masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye “Imigrasi untuk Rakyat” yang digagas Direktorat Jenderal Imigrasi.

Konsepnya sederhana, layanan imigrasi hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk pada hari libur dan di lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga. CFD Jalan Sudirman dipilih karena setiap akhir pekan kawasan ini ramai dikunjungi masyarakat, mulai dari warga yang berolahraga hingga keluarga yang menghabiskan waktu bersama.

Dengan hadirnya Pasporia, masyarakat yang selama ini kesulitan meluangkan waktu pada hari kerja tidak perlu khawatir. Pengurusan paspor dapat dilakukan sambil menikmati suasana akhir pekan.

Prosesnya Tetap Lengkap, Bedanya Lokasinya Lebih Ceria

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, R. Pandu Bayuaji Soemoeljo, menjelaskan bahwa pelayanan Pasporia pada dasarnya tidak memiliki perbedaan substansial dengan pelayanan paspor reguler di kantor.

“Tidak ada perbedaan substansial antara pelayanan di CFD Sudirman dengan pelayanan reguler di kantor. Semua proses, mulai dari pemeriksaan berkas, foto, hingga wawancara dilakukan di lokasi Pasporia,” jelas Pandu.

Untuk kegiatan Pasporia di CFD Sudirman, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menyediakan 25 kuota yang dapat didaftarkan melalui aplikasi M-Paspor serta 5 kuota walk in khusus pemohon prioritas, yaitu pemohon lansia, balita, ibu hamil dan menyusui, dan penyandang disabilitas.

Setelah proses foto dan wawancara selesai, pemohon tidak perlu menunggu paspor di lokasi. Paspor dapat diambil di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta empat hari kerja setelah proses foto dan wawancara.

Bagi pemohon yang tidak dapat mengambil paspornya secara langsung, pengambilan juga dapat dikuasakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jadi setelah foto dan wawancara selesai, pemohon bisa langsung jalan-jalan lagi. Bisa lanjut olahraga, sarapan, atau menikmati waktu bersama keluarga,” ujar Pandu.

Mengurus Paspor Sambil Olahraga? Bisa Banget!

Konsep inilah yang ingin ditawarkan melalui Pasporia. Masyarakat tidak lagi harus memilih antara menikmati waktu libur atau mengurus dokumen perjalanan.

“Harapannya masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini karena prosesnya bisa dilakukan bersamaan dengan aktivitas olahraga maupun rekreasi,” tutur Pandu.

Ke depan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta juga berencana menghadirkan Pasporia di lokasi pusat keramaian lainnya pada akhir pekan, salah satunya Sunmor (Sunday Morning) UGM. Tidak menutup kemungkinan layanan serupa juga akan hadir di lokasi-lokasi lain yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat saat weekend.

Berkas Dicek Teliti, Pemohon Tetap Dilindungi

Di balik konsep pelayanan yang lebih santai dan dekat dengan masyarakat, aspek keamanan dan ketelitian tetap menjadi perhatian utama.

Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Dwi Addrianto, menyampaikan bahwa pemeriksaan dokumen dilakukan secara cermat dan teliti.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut tidak hanya untuk memastikan persyaratan administrasi terpenuhi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari risiko Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) maupun keberangkatan ke luar negeri secara nonprosedural.

“Pengecekan berkas harus dilakukan dengan cermat dan teliti. Ini penting untuk melindungi pemohon dari TPPO dan mencegah masyarakat bekerja secara nonprosedural,” jelas Dwi.

Dengan demikian, meskipun pelayanan dilakukan di ruang publik dan dikemas lebih santai, standar pemeriksaan dan prosedur keimigrasian tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya.

“Sat Set”, Kata Pemohon

Pelayanan Pasporia ternyata mendapat respons positif dari masyarakat yang memanfaatkannya.

Salah satu pemohon, Khairunnisa Sekar Ningrum, mengaku senang karena bisa mengurus paspor pada hari Minggu.

“Pelayanannya cepat, mudah, bisa dilaksanakan di hari Minggu, nggak perlu pas weekday. Antreannya nggak ramai. Oke banget, sat set!” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Dimas, salah satu pemohon Pasporia. Ia menilai alur pelayanan mudah dipahami dan prosesnya berlangsung cepat.

“Pelayanannya cepat, sat set, gampang banget. Cuma datang, terus alurnya jelas,” kata Dimas.

Ia pun berharap Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta terus sukses menghadirkan inovasi pelayanan bagi masyarakat.

Imigrasi Makin Dekat dengan Masyarakat

Pasporia menjadi salah satu upaya Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta untuk mewujudkan semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, dengan menghadirkan layanan yang lebih mudah dijangkau, fleksibel, dan menyesuaikan aktivitas masyarakat.

Mengurus paspor tidak harus selalu identik dengan datang ke kantor pada hari kerja. Melalui Pasporia, masyarakat bisa menyelesaikan proses permohonan paspor sambil menikmati suasana akhir pekan.

Jadi, Sedulur Karyo yang selama ini terkendala waktu untuk mengurus paspor pada hari kerja, jangan lupa pantau informasi Pasporia berikutnya. Siapa tahu, tempat olahraga atau lokasi favorit Sedulur Karyo berikutnya justru menjadi tempat pelayanan paspor.Olahraga dapat, rekreasi dapat, paspor juga beres. Imigrasi untuk rakyat.

There are no comments

Leave a Reply

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart